"Buruan Lisa! Aku depak juga kamu" ucap Jennie tersenyum manis.
"E-eh iya iya" Lisa pun beranjak dari sofa menuju ke koper mini yang dibawanya.
Menyeret koper mininya ke kamar Jennie karena tadi kopernya tergeletak asal.
"Lis!"
"Apa?"
"Ayo pesen makan, katanya mau traktir kan?"
"Sudah beli kok"
Lisa membuka kopernya, kenapa perasaan Jennie semakin tidak enak ya?
Lisa memberikan satu buah Snack. Jennie mengelus dadanya sabar, Lisa yang melihat hal tersebut menggaruk tengkuknya.
Memangnya dia salah apa?
"L-lah Jen ini kan makanan" ucap Lisa dengan polosnya.
"Tapi kan Lis-" Jennie tak melanjutkan omongannya lantaran kesal dengan temannya tersebut.
Jennie memutuskan untuk mengambil handphonenya serta menyambar tasnya.
"Mau kemana Jen?"
"Makan"ucap Jennie sambil berlalu dari hadapan Lisa.
"Dia marah? Aku salah ya?" tanyanya kepada dirinya sendiri.
"TUNGGU JEN!"
Lisa pun menyambar tas selempangnya mengejar Jennie.
Setidaknya Lisa sedikit bersyukur karena kaki Jennie sakit, kalau tidak kan dia bisa ditinggal.
"Aku saja yang nyetir Jen"
Jennie mengangguk pasrah, dia lupa bahwa mobilnya masih dikantor sejak dua hari yang lalu, semoga saja mobilnya tidak berdebu.
"Jen mau makan apa?" tanya Lisa
"Lagi pengen Jajangmyeon"
Lisa mengangguk-anggukan kepalanya paham.
"Jadi kamu beneran hamil Jen?"
Orang yang dipanggil Jennie tersebut sontak melotot kepada Lisa. Ingin menonyor kepala Lisa cuma takut mereka terlindas truk misalnya?
"Pikiran kamu berdebu sekali Lis, sini aku bersihin pake kanebo" ucap Jennie lalu mengambil kanebo didalam dashboard.
Mengusapkannya pada kepala Lisa.
Lisa menepis tangan Jennie.
Sial rambut Lisa sekarang bau kanebo. Jennie yang melihat Lisa mencium bau tak sedap dari rambutnya pun tertawa terbahak-bahak.
"Jen aku harus berendam satu hari satu malam pakai kembang" ucap Lisa.
"Ah kamu sih Jen" ucapnya sambil memberenggut.
"Iya-iya jangan ngambek aku traktir deh" ucap Jennie.
Mata Lisa langsung berbinar.
Hmm sudah Jennie duga.
Sesampainya di kedai, Lisa langsung menarik Jennie dengan semangat.
Jennie sungguh ingin memukul Lisa saat ini juga, kakinya itu masih sakit! Kenapa ditarik sih.
Setelah pesanan mereka datang, Lisa mnyantap makanannya dengan lahap, ralat sangat lahap.
"Loh Lis kok sudah habis aja?" tanya Jennie heran.
"Paman, saya mau Jajangmyeon satu lagi"
Jennie menjatuhkan rahangnya. Pasalnya Jajangmyeon yang mereka makan ini porsinya besar.
"Katanya nraktir Jen, ini yang dinamakan memanfaatkan traktiran teman dengan sebaik-baiknya" ucap Lisa sambil menyantap mangkuk Jajangmyeon yang kedua.
Jennie menghela nafasnya kasar. Tiba-tiba pesan singkat masuk di hpnya.
Karena Jennie penasaran dia melihat pesan singkat itu terlebih dahulu.
Jaehyun
Jennie
Kenapa?
Gapapa
Read.
Lagi apa Jen?
Makan
Sama siapa?
Cewe atau cowo?
Makan apa?
Sama Lisa
Makan Jajangmyeon nih
Oh, harusnya kamu
tadi makan sama saya saja
Gaenak sama Lisanya Jae
Kenapa ngechat?
Ada perlu apa?
Gapapa ada apa-apa,
saya cuma mau bilang
kalau saya kangen.
Read.
Jennie yang membaca chat tersebut sambil makan pun spontan tersedak dengan jawaban Jaehyun.
"Uhuk-uhuk"
Jennie memukul-mukul dadanya, Lisa yang melihat Jennie tersedak langsung memberinya minum.
Jennie hanya membaca pesan tersebut lantaran dia sangat terkejut dengan pernyataan Jaehyun.
"Bercanda kan ya?" tanyanya dalam hati.
"Kenapa sih Jen?" tanya Lisa penasaran.
"Gapapa"
"Tapi kok tadi lihat hp langsung tersedak? Chatting sama siapa hayo" tanya Lisa sambil menaik-turunkan
alisnya.
"Mau aku traktir makan eskrim ga Lis"
Lisa pun mengangguk dengan cepat.
Syukurlah setidaknya dia tidak menanyakan hal tersebut lagi.
Setelah selesai makan dan membeli es krim, Jennie dan Lisa kembali ke apartemen Jennie.
"Makasih ya Jen, perut aku kenyang banget nih rasanya mau meletus"
"Iya sama-sama"
Mereka pun memutuskan untuk tidur karena hari sudah mulai larut.
Keesokan pagi nya Jennie terbangun karena ada bunyi ketokan pintu apartemennya.
Horro sekali pagi-pagi begini sudah ada orang yang mengetok pintunya.
Jennie mencoba untuk membangunkan Lisa, tapi hasilnya nihil.
Emang dasarnya Lisa kalau tidur seperti kerbau.
Alhasil Jennie memberanikan membuka pintu dengan langkah yang sangat pelan-pelan.
-BERSAMBUNG-
Maaf ya baru update sekarang(ᗒᗩᗕ)
Seneng banget UAS ku udah selesai hari ini😭😭
Tinggalkan jejak kalian dengan vote dan comment.
Terimakasih atas 500 votenya❤️👍🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
DREAM• JAEHYUN
Fanfiction[Completed] Jennie merupakan salah seorang penulis yang sedang kekurangan ide untuk menciptakan sebuah cerita baru. Hingga pada malam harinya terlintas ide di dalam pikirannya untuk menulis kisah hidupnya. WARNING!! BANYAK TYPO BAHASA BERANTAKAN Tid...
