By: Nabila
**
Plop....
Dimana aku?
Raizel Authoheren, penyihir tampan dan kejam bak duplikat dewa Zeus dalam mitologi yunani. Dia merupakan penyihir terkuat di klan Artz. Seluruh penduduk klan Artz sangat takut bahkan kalau bisa tidak berani berpapasan dengannya. Auranya bahkan secara tidak langsung bisa menikam orang-orang disekelilingnya.
Tapi sekarang dirinya justru sedang kebingungan. Melihat orang-orang berlalu lalang dengan pakaian yang aneh, serta santai lewat didepannya tanpa rasa gentar sedikitpun. Dimana dia? Ada di klan mana dia saat ini? Kenapa tidak ada orang yang mengenalinya? Kenapa tidak ada yang takut melihatnya?
"Maaf tuan, emh... sepertinya anda tersesat. Melihat penampilan anda, sepertinya anda sedang cosplay jadi superhero. Tapi kalau boleh tau, apa nama superhero yang sedang anda tampilkan ini?" Celetuk seorang perempuan berambut pendek sebahu.
"Siapa kau?" Tanya Raizel tajam. Auranya mengintimidasi, membuat siapa saja akan meneguk ludah ngeri bila sedang berhadapan dengannya.
Owh... tapi lihatlah gadis ini, jangankan meneguk ludah. Gentarpun tidak. Matanya tetap menatap santai orang didepannya.
"Owh... perkenalkan namaku Hana. Baiklah tuan Superhero, sepertinya anda sedang tersesat. Kalau boleh tau, hendak kemana tuan Superhero ini?" Tanya Hana tetap seformal mungkin.
"Klan Artz. Ini dimana?" Tanya Raizel masih menatap tajam wanita didepannya. Sedangkan yang ditatap malah mengedipkan mata polos.
"Klan Artz? Apakah itu nama gedung, tuan superhero? Atau nama jalan? Tapi disini tidak ada gedung atau jalan yang namanya Klan Artz, tuan superhero. Sepertinya anda tersesat jauh sekali."
"Klan Artz itu nama tempat. Bukan nama gedung atau jalan! Dan berhentilah memanggilku tuan Superhero. Aku punya nama, namaku Raizel!" Kesal Raizel
"Nama tempat? Seperti nama kota? Negara? Tidak ada yang namanya Klan Artz disini tuan Superhero. Sebenarnya anda ini dari mana?" Geram Hana melihat laki-laki sinting didepannya ini.
"Aku Raizel Authoheren, dari Klan Artz." Ujar Raizel dingin.
"Aku tidak butuh namamu tuan Superhero. Dan apa tadi? Dari Klan Artz? Mana ada nama tempat itu disini. Kau ini sepertinya pasien rumah sakit jiwa yang kabur. Hei, dengarlah tuan! Disini bukan pameran tempat anda cosplay. Tidak ada yang tahu dimana Klan Artz berada. Apa pula nama itu? Huh! Seperti nama-nama di anime saja." Omel Hana kesal, hilang sudah bahasa formalnya.
"Aku bukan pasien rumah sakit jiwa!" Tukas Raizel melotot.
"Kalau bukan begitu, bicaralah yang benar! Kau tinggal dimana? Kau! Bukan Superhero yang sedang kau perankan ini! Aku tidak butuh alamat Superhero ini, mana mungkin aku ingin ketempat yang tidak ada didunia ini." Geram Hana, ingin sekali dia menjitak kepala orang bodoh didepannya ini. Sayang sekali, tampan-tampan tapi gila.
"Aku tidak sedang cosplay jadi apapun. Ini pakaian yang digunakan oleh penyihir-penyihir hebat di Klan Artz. Aku ini salah satu penyihir hebat dan ditakuti di seluruh Klan Artz kau tahu?!" Ujar Raizel sedikit pongah saat berkata dia penyihir hebat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fant's Antology
Cerita Pendek"Kamu... percaya dunia fantasy?" .... Highrank: #4 antologicerpen #35 antologi
