⚠️MURNI⚠️
⚠️BELUM REVISI⚠️
[Follow dulu, biar mantap,anda senang,saya juga senang, simbiosis mutualisme]
____
Aku, dan dia di pertemukan secara singkat, dan dipisahkan secara singkat pula.
-Rain-
____
Di tunggu kedatangannya 💕
⚠️Sumber Cover by:...
Hari ini, detik ini, dimana aku menemukan kebahagiaan ku lagi, dan aku sangat sangat berharap bahwa setelah ini, tak akan pernah ada kekecewaan yang nanti akan ku terima. Walau itu hanya kemungkinan, Luka🦋.-
°°°°°°
"Jas, gue mohon jangan lakuin hal kayak gini lagi ya, gue khawatir sama lo," ucap Rain pada Jason yang kini sudah berada di tenda tempat penyimpanan P3K, sembari Rain mengobati lengan Jason yang bercucuran darah tadi.
"Atas dasar apa lo khawatir sama gue? bukanya sama si Aldo itu ya?" ucap Jason sedikit menggoda Rain.
"Kalo gak mood kenapa tadi gue bantuin gak mau? kenapa lo malah milih minta bantuan sama Aldo? "
"Ya, gu...gue.." Jawab Rain gelagapan karena sebenarnya tak mungkin juga Rain memberitahukan yang sebenarnya pada Jason, bahwa Rain takut jika Jason didekati Stella, tentu saja itu akan membawa malu tinggi bagi Rain.
"Jawab aja susah banget sih, lo suka sama Aldo?"
"Hah? suka? enggak!" jawab Rain cepat.
"Terus kenapa akhir akhir ini lo suka sama Aldo?" tanya Jason seperti mengintrogasi.
"Jason, gue itu kan di tugasin buat sama Aldo, jadi otomatis gue bakalan terus sama dia, bukanya masalah itu lo udah tau ya? kenapa nanya lagi, apa ada masalah dengan kuping lo itu? kuping lo jadi budeg hah?"
"Idih, gue cemburu tau, lo gak tau banget, Lagian juga kuping gue gapapa nggak budeg juga,"
"Atas dasar apa lo cemburu sama gue? lo suka sama gue?" ucap Rain sembari membereskan kotak P3K, karena sudah selesai pula mengobati lengan Jason, dengan menutup lukanya menggunakan kain putih.
"Iya," ucap Jason seketika membuat Rain melotot bukan main denganya.
"Nggak Rain, gue serius, gue cemburu dengan kedekatan lo sama Aldo, gue gak suka dengan cara Aldo ngambil perhatian lo dari gue, gue benci itu semua Rain, gue kecewa dengan Aldo yang berusaha ngedeketin lo, gue benci, gue kecewa, gue gak suka," Jason kini mulai memegang kedua lengan Rain, dan menatap bola mata Rain dengan serius.
"Dan yang harus lo tau Rain, gue pengen lo selalu ada kayak dulu, yang selalu ngedukung gue, yang selalu ngomelin gue, yang juga selalu ngoceh gak jelas ke gue, gue pengen itu semua lagi, Rain, dan karena itu...." Jason mendekatkan wajahnya kearah telinga Rain, tentu saja hal itu membuat Rain di seru oleh rasa debaran kencang kini di jantungnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.