Camping! [2]

462 93 4
                                        

Happy Reading-


°°°°°

Beberapa menit kini berlalu, api unggun kini sudah terkobar menyala dengan api yang terasa hangat di kulit semua anak anak SMA Bangsawan.

Stella sedari tadi yang melihat gerak gerik Jason dan Rain yang semakin lengket, merasa jijik melihat ke -uwuan mereka. Seharusnya bukan Rain yang kini duduk di dekat Jason, dan bercanda gurau denganya, seharusnya kini Jason dengan nya , bercanda gurau denganya, bukan dengan perempuan yang sok itu.

Tentu saja disetiap detiknya,Stella tak ingin melihat saingannya itu bahagia, apalagi bahagia dengan pria yang ia sukai, Stella tak akan membiarkan itu terjadi, tentu saja Stella akan menyusun rencana selanjutnya. Untuk merusak kebahagiaan mereka.

"Awas aja gue gak bakalan biarin lo hidup bahagia Nona Rain Qwishaniya, ck," decak picik Stella, menatap Rain dengan tajam.

"Dih baru jadian aja sok, najis!" ucap jijik Marsha, ketika melihat Jason dan Rain yang sedang tertawa tawa bahagia.

"Gak papa lah Sha, gue juga tau kok,kapan gue maju, dan untuk kali ini, gue bakalan mundur dulu, biarin si Rain itu tertawa sebentar, dan dikemudian menitnya? dia bakalan tersesak sesak menangis, di pelukan sahabat nya itu, haha." ucapnya.

"Wadaw,, amazing, Stella gitu bos!" jawab Marsha dengan semangat nya.

"Keep calm."

"Je udah ah, malu tau, dari tadi ngegombal terus." ucap Rain ketika kerisihan dengan Jason yang sedari tadi mengg-gombali dirinya terus Menerus.

"Ya gapapa dong, mau gue gombalin Stella hah? atau cewek lain?" goda Jason. Seketika membuat Rain melotot bukan main padanya.

"Enak aja! dasar kepala buaya darat ya! gombalin semua cewek, pala lu!" omel Rain pada Jason, dengan menjitak kepala Jason.

"Aw, punya pacar gini amat, maen tabok sakit tau," ringik nya.

"Bodo amat, ya elo sih, di pikiran nya banyak cewek, udah tau, udah jadian sama gue, masih aja buaya darat!" serunya kesal.

"Iya, elo doang cewek gue, gue bercanda kali." aku nya dari pada terus menerus di jitak oleh perempuan disisi nya ini?

"PERHATIAN PERHATIAN! " seru Pak Dodi didepan sana pada semua anak anak muridnya itu, sehingga seluruh tatapan anak anak tadi mengarah pada pak Dodi sekarang.

"Berhubung api unggun kita sudah terkobar, bapak ingin kalian mengartisipasi diri kalian didepan semua teman teman kalian, tidak apa apa hanya untuk meramaikan acara camping ini saja, silahkan jika ada yang ingin bernyanyi, pantun? atau pun melawak boleh maju ke depan?" jelas pak Dodi didepan semua siswa.

"Pak Kalo saya maju, bakalan di tambah nilai gak pak ke mapel kesenian?!" teriak Dirga di belakang sana, sehingga membuat teman teman yang ada terbahak bahak menertawakan Dirga saat ini, karena ucapan yang tak pernah disaring nya itu.

"Bwahahaha.." gertak tawaan itu menyerbu Dirga.

"Astaga Dirga Dirga," ucap Pak Dodi sembari memutar mutar kepala nya ke Kanan dan ke kiri,

"Baik, bapak akan tambahkan nilai kalian ke mapel kesenian, jika kalian maju, ayok siapa?" lanjut Pak Dodi.

"PAK KALO BUCIN BOLE?!" seru satu siswa bertanya kembali,

"Bucin Mulu kerjaan kamu Sal, lagi di fase bucin yah kamu?" Tanya pak Dodi pada Faisal,siswa yang bertanya tadi.

"Ya iyalah Pak, kemarin baru aja saya di tolak," curhatnya, kembali mengudang tawaan siswa siswi lagi.

LUKA I [End]✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang