Rebutan Cewek

536 128 6
                                        

Happy Reading



Tok tok tok!!

"Bryan! Bryan! ini gue Jason! bukain napa, lo mau gue nunggu sampe lumutan, jadi kakek kakek terus cucuan gitu? Yan! buka pintunya aelah! " ucap Jason tak sabaran yang terus menggedor pintu apartemen Bryan yang tak kunjung Bryan buka.

"Kemana sih ini dua kunyuk, masa gue harus nungguin mereka sampe lumutan? ah yakali,"

"Ah! apa jangan jangan! Bryan sama Evan ke apartemen Rain? nggak bisa gue biarin!" pikir Jason sesuai yang mengalir di otaknya,kemudian Jason bergegas pergi terburu buru ke apartemen tinggal Rain.

Tok tok tok!

Sesaat Jason sudah berada diambang pintu apartemen Rain, Jason tak segan mengetuk pintu gadis yang sudah menjadi pujaanya itu.  Sekarang.

Menunggu beberapa detik akhirnya  pintu apartemen Rain terbuka perlahan lahan menampakkan seorang gadis yang sudah membukakan pintu nya.

"Ria? " ucap Jason terbelak kaget saat melihat gadis dihadapanya itu.

"Jas? " ucap juga Ria yang sangat kaget tak menyangka bisa bertemu Jason untuk saat ini.

"Ri? siapa? " tanya Rain yang tengah berada di dapur.

Mendengar Ria tak menyahuti nya terus, Rain memutuskan untuk melihat siapa yang mengetuk pintu, menghampiri Ria.

"Ria? siap, --" ucap lagi Rain terpotong sesaat melihat pria yang sedang berada diambang pintu masuk, ternyata diam diam pria yang sudah Rain sukai.

"Ngapain lo kesini buaya darat!" seru Rain berbohong pada dirinya sendiri, walau sebenarnya bahwa Rain senang melihat Jason berada disini.

"Gu... Gue nyari Bryan, sepupu gue, apa dia kesini? " tanya nya.

"Oh! jadi pria brengsek itu sepupu lo? " Rain berjalan mendekati Jason , sontak Jason berjalan mundur menghindari Rain.

"Pantes aja lo sama dia sama sama buaya darat! " jeplak Rain seenak jidat pada Jason.

"Atas apa lo ngomong gue buaya darat? gue ini setia tau! terus kenapa lo bilang Bryan buaya darat,emang Bryan ngelakuin apa sampe lo bisa nyimpulin dia buaya darat?" omel Jason yang tak suka dirinya dicap buaya darat oleh Rain.

"Sepupu lo itu udah ganggu Ria tau! jadi gue simpulin lo itu juga sama!" seru kekeh Rain yang terus memojokan Jason dengan terus menghinanya.

"Heh! Lo apa apaansih gue itu setia! kalo gak percaya coba aja!" ucap Jason yang sudah terpancing emosi memajukan langkah pelan kali ini,membuat Rain mundur juga perlahan lahan.

"Apasih lo Lo kira nyoba itu gampang kagaklah!" Rain terus memundurkan dirinya secara perlahan, sampai tubuhnya itu sudah memojok  kedinding. Namun disisi lain Jason masih terus memajukan langkahnya hingga didetik selanjutnya mereka sudah sangat dekat.

"Oleh karena itu, berhenti panggil gue buaya darat paham?" Jason sengaja melembutkan ucapanya setelah lenganya itu menyentuh dinding membuat Rain berada ditengah tengah lenganya.

(Anggap aja lagi di dinding apart) (Anggap juga itu Rain sama Jason yah😂)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


(Anggap aja lagi di dinding apart)
(Anggap juga itu Rain sama Jason yah😂)

  [Aaaa author gak kuat, baper 😭😭)

Jason sengaja untuk mengerjai gadis keras dihadapanya itu agar gadis itu berhenti menghina dirinya, Jason memasang wajah yang penuh ke cool-lanya itu, kemudian sengaja mengedipkan sebelah matanya.

"IH LO MESUM!" jerit Rain yang sudah diambang kegelianya itu pada Jason,juga dag-dig-dug yang sedang menyerbu dirinya tadi saat berhadapan dekat dengan Jason. Dengan mendorong Jason menjauh darinya.

"Jason mesum! gue gak suka,Jason mesum! ah!" kata Rain yang sudah hilang perkataan untuk mengomeli Jason, jantungnya saat ini sedang berdekup kencang dan tak bisa untuk mengomeli Jason saat ini, Rain kemudian memegang pergelangan lengan Ria dan membawanya masuk ke dalam apartemen, sesegera mungkin menggebrakan pintu kamar apartemennya kasar.

Brukk!

Jason tergertak kaget.

"Kok aneh yah? Rain tumben nggak ngoceh kayak biasanya, haha." gumam Jason terpaku pada sikap Rain yang tak mengomelinya habis habisan.

"Jas!" seru satu pria yang memanggil Jason dari arah belakang,Jason segera menoleh kearah suara.

"Bryan! Evan!" jawab Jason sambil mendekat kearah Evan dan Bryan.

"Woy! kalian kemana aja sih?! gue udah nungguin kalian di depan pintu kamar apartemen kalian, sampe lumutan gue disana," omel Jason tak suka.

"Aelah nunggu bentar doang," kata Evan santai.

"Heem Jas,bentar ini," ikut juga Bryan dengan santai.

"Enak aja bentar! pala lo!"

"Eh entar,lo ngapain didepan kamar nya Rain? ngintip ya lo! wah kalo bener lo ngintip gue sikat lo sekarang juga!"tanya Bryan yang baru sadar bahwa Jason tadi sedang berada di depan kamar wanita pujaaanya itu.

"Apasih lo Yan! lo kira cucian gue hah?! lagian apa urusanya lo sama dia, terserah gue dong, orang dia temen sekelas gue, jangan bilang lo suka sama dia! nggak nggak nggak boleh!"

"Wait! gue ini calon suaminya dia! lo nggak berhak maen rebut Syamsudin!"

"Apasih lo,jangan ngarep woy! gue itu udah dari dia sebelum dia bertemu sama lo!jadi lo nggak boleh maen rebut Udin!"

"Eh nama gue Bryan! Udin Udin,"

"Nama gue juga Jason William yang ganteng nya gak kelewatan,"

"Gue,--"

Ucapnya terpotong Evan.

"Ah! udah udah, jangan bertengkar gara gara cewek! pake acara rebutan cewek segala lagi, ayok ah balik!" ucap Evan yang sudah kesal dengan kelakuan Jason dan Bryan yang tak henti hentinya memperebutkan gadis kemarin.

Evan yang tak mau mengambil pusing,langsung menarik satu lengan Jason dan Bryan agar mengikuti dirinya.

°°°°
Esoknya

Kebetulan hari ini adalah hari Minggu dimana semua siswa maupun siswi tak ada yang bersekolah, karena sudah jadwalnya hari Minggu adalah hari merah.

Rain dan Ria kini tengah bersiap siap untuk pergi jogging ke area taman yang sering banyak dikunjungi semua orang untuk berolahraga.

"Rain? Gue harus pake baju Lo yang mana?!" teriak Ria didalam kamar pada Rain yang berada diruang tengah.

"Pilih aja, ayok Ri cepet!" sahut Rain. Yang sibuk memakai sepatunya.

"Oke!"

"Dipikir pikir kemarin kenapa jawaban gue kayak ba-bi-bu yah sama Jason, padahal harusnya biasa aja Rain, seharusnya gue nggak nunjukin banget kalo gue udah mulai suka sama Jason,  ah! ngancurin reputasi gue aja!" Rain menggaruk garuk kepalanya yang tak gatal. Sekaligus berteriak sebentar meluapkan penyesalannya itu.

"Ayok Rain, gue udah siap," ajak Ria yang sudah siap dengan outfit nya.

"Yaudah ayok, sekalian nanti gue  bakalan ngenalin temen gue, kita bakal ketemuan nanti,jadi lo jangan malu malu okay?"

"Eh? ada temen lo? tap,--"

"Udah dia baik kok, jadi enjoy aja, ayok,"

Rain berjalan terlebih dahulu, kemudian ditutur oleh Ria dibelakang nya.

°°°°

TBC_.

LUKA I [End]✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang