Setelah keduanya beradu argumen akhirnya Garry mengalah. Ia membiarkan alya untuk ikut bersamanya tapi tidak dengan jangka waktu yang lama
itu tidak bisa. Alya harus kembali dengan kehidupannya dengan bersekolah dan menjalaninya seperti biasa bukan seperti Garry yang berkelana walau ia tetap menempuh pendidikan tapi tidak dengan secara resmi melainkan home schooling
Sejak memutuskan untuk pergi dari Jakarta dan melanjutkan hidup di berbagai tempat ia berubah menjadi laki laki yang lebih dewasa. Garry mencari ketenangan dan arti hidup dengan cara berkelana.
Berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya. Seperti itulah hidupnya yang tidak tahu harus kemana dan dengan siapa. Dunia pun memaksannya tumbuh dewasa sebelum waktunya. Dia melakukan ini tanpa biaya dari kedua orang tuanya ralat. Maksudnya papahnya ia juga kadang mencari kerja yang bisa dilakukannya tanpa melihat dari umur dan pendidikannya kadang juga membantu pamannya mencari ikan dilaut
Dengan seperti itu ia bisa merasakan perasaan bebas. Meski sebenarnya bukan itu cara yang benar. Alya dan Garry dua orang yang sama sama tak utuh.keduanya rapuh namun dengan kerapuhan itu ia bisa saling menguatkan satu sama lain.
Garry menyayangi Alya begitu juga sebaliknya tapi rasa sayang saja menurut dirinya tidak cukup untuk membawa Alya pergi seperti kemauannya menghilang dari bumi. Ia juga butuh banyak hal yang tidak bisa dilakukan jika ada Alya bersamanya.
"Ry,kamu udah janji sama aku dulu kalau kamu mau bawa aku pergi dan sekarang waktunya ry"
"Al,aku bilang itu cuma buat kamu bisa ngelepasin aku pergi bukan berarti aku bakal nepatin janji itu"
"Kamu bohong?itu cuma pengalihan kamu buat aku yakin?"
"Iya,kamu nggak bisa seperti aku Al. Kamu harus tetep jalani hidup kamu seperti yang lain. Hidup kamu terlalu sia sia buat kamu terlantarin gitu aja"
"Jangan cuma karena kamu benci sama hidup kamu,kamu jadi menyia nyiakannya. Ada banyak hal yang bisa kamu ambil hikmahnya"
"Kalau gitu kamu kenapa ngelantarin hidup kamu gitu aja?kalau kamu bisa buat tetep ngejalanin nya"
"Ini pilihan yang tepat bagi aku. Aku pantas buat hidup nggak punya tujuan"
"Kamu punya tujuan ry. Jangan bilang kaya gitu karna kamu belum nemuin itu"
"Aku berharap tujuan kamu aku ry"batin Alya berbicara
"Tujuan aku kamu Al,tapi cuma bisa aku jadiin tujuan aja bukan benar benar tertuju"
Pembicaraan mereka terpotong kala Andra menghampirinya
"Al,siap siap bentar lagi kita mau berangkat ke stasiun"
Alya tidak menjawabnya ia mengalihkan pandangannya ke arah Garry bermaksud untuk benar benar menyakininya bahwa ia tidak ikut pulang bersama temannya
"Maaf dra,gua kayanya nggak ikut pulang sama kalian. Gua masih mau disini sama Garry"
Teman teman yang lain yang mendengarnya terkejut dengan penuturan alya
"Al,Lo harus pulang. Mama Lo pasti nyariin Lo"
"Mamah gua pasti ngerti kok. Gua masih mau sama Garry dulu"
"Tapi Al,"
"Sa,ini pilihan gua"
Sasa hanya bisa pasrah dengan segala keputusan Alya. Percuma memang membujuknya dengan berbagai macam cara Alya tetaplah Alya. Si gadis keras kepala. Dunianya yang keras memaksa dirinya juga harus ikut keras.kalau tidak begitu dunia yang akan semakin melunjak kepada dirinya
KAMU SEDANG MEMBACA
TEMU
RomanceIni bukan cuma cerita tentang dua orang yang bertemu. Tetapi tentang banyak pertemuan yang harus di lewati. Bertemu dengan kebingungan,kekhawatiran,kegelisahan,kesedihan dan lain lainnya. Dan fase ini harus dilewati. Setiap orang mempunyai cerita h...
