Aku ... Merasa sedikit lucu dengan apa yang terjadi pada part 10 dan 11 😅.
Target 28 vote.
Jika tercapai. Malam Minggu aku akan up.
Nah, kalau begitu.
Happy reading ✨
.
.
.
Aaron POV.
Sudah 3 tahun kami di bawa dan tinggal di istana ini. Terkadang kami merindukan gua kami. Walau begitu sebenarnya kehidupan kami sekarang bisa di katakan baik.
Makanan yang selalu tersedia juga suasana yang indah dan nyaman.
Walau makanan kami tidaklah mewah. Tapi setidaknya itu layak dimakan dari pada mendapatkan makanan yang terlihat mewah namun mempunyai rasa seperti racun.
Hari ini, aku dan Aeleen sedang membaca buku di halaman luar dengan Aoi dan Akari yang tertidur di samping kami.
Aeolabi dan (•name•) sedang berlatih tak jauh dari kami. Tia, Rio dan beberapa pengurus halaman istana kaisar yang kini menjadi pengurus tempat ini sedang bekerja.
Awalnya kami ingin membantu mereka. Namun, di tolak secara halus. Karena itulah kami memilih membaca buku.
Aeolabi bilang bahwa ia akan mengetes kami nanti soal tata Krama dan (•name•) bilang nanti ia akan mengetes kami soal pembelajaran.
Karena itulah sekarang kami sedang membaca kembali pembelajaran yang sudah kami pelajari selama 3 tahun ini.
Soal tata Krama kami sudah melatihnya kembali tadi. Makanya sekarang kami memilih belajar.
"Ne, Aaron."
"Hmm?"
"Entah kenapa firasat ku tidak enak."
Aku menoleh kearah Aeleen dengan tatapan bingung, "apa ini menyangkut keluarga kaisar?"
"Entahlah..."
Aneh, ini pertama kalinya Aeleen tidak yakin dengan perasaannya. Biasanya ia akan selalu yakin karena firasat nya selalu benar 93%.
Hufh, karena memikirkannya juga. Perasaan ku menjadi tidak enak.
Semoga saja hal ini tidak berhubungan dengan kaisar dan keluarganya.
...
"A-apa?" Kami bertanya sekali lagi untuk memastikan apa yang kami dengar.
"Yang mulia kaisar meminta pangeran dan tuan putri untuk hadir di saat makan siang."
"I-itu artinya 1jam lagi?" Tanya Aeleen dan di angguki oleh Tia.
("Kak! Aku males banget!")
("Sama. Tapi kita tidak bisa kabur.")
"Mari bersiap yang mulia."
("Tidak mau!!!!") - teriak kami dalam hati.
...
Saat ini, kami sedang berjalan kearah ruang makan berada. Tentunya dengan Mia, Rio, Aeolabi dan Dallas yang ikut dengan kami.
Akari dan Aoi tidak kami ajak. Takutnya itu menimbulkan kepanikan. Tapi, entah kenapa aku merasa kalau mereka mengikuti kami diam-diam.
Saat kami sampai, pintu pun terbuka dan menampilkan kaisar, permaisuri, putra mahkota, tuan putri pertama dan pangeran kedua.
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Kembar Antagonis || The Antagonistic Twins
Fantasíakedua anak kembar yang baru berusia 16 tahun tiba-tiba mati secara misterius dan terlempar ke dunia dimana hal yang pertama kali mereka lihat adalah sebuah hutan. apakah keduanya bisa keluar dari hutan itu? dan apa yang akan terjadi jika mereka ber...
