20. perintah makan malam?

1.1K 169 1
                                        

Note:

Hee ... Ternyata benar yang vote bakal kurang dari dua puluh. Untung itu cuman tes aja.

Walau begitu...

Target masih berlaku loh :)

Karena itu untuk saat ini ❗update ❗ seminggu sekali di hari Sabtu atau Minggu.

Mungkin nanti target akan benar-benar berjalan...

Ma, happy reading.

.
.
.
.

Siang ini Aaron dan Aeleen akhirnya memiliki waktu bersama. Dan saat ini mereka sedang berada di taman belakang rumah kaca sambil menikmati teh dan kudapan ringan dengan tenang.

"Bagaimana dengan pembelajaran mu Aeleen?" Tanya Aaron sambil mengambil kudapan yang ada di depan mata.

Aeleen menyesap teh-nya sejenak sebelum menjawab, "baik-baik saja. Untuk pelatihan akhir sepertinya akan ditingkatkan menjadi 2 atau 3 kali lipat porsi sebelumnya. Lalu, bagaimana dengan mu Aaron?"

"Baik-baik saja. Tampaknya semua pelatihan ku akan di tingkatkan juga mulai sekarang." Jawab Aaron tenang dengan sedikit kebohongan.

Ia tidak ingin mengatakan porsi latihan nya saat ini kepada Aeleen. Ia tidak ingin membuat Aeleen khawatir.

Perasaan Aaron memburuk di setiap harinya. Rasanya ada sesuatu hal penting berbahaya yang akan mengincar mereka.

Karena itu Aaron yang sudah memiliki waktu istirahat terbatas semakin membatas waktu istirahatnya.

Ia benar-benar takut dan melampiaskan semua perasaannya pada latihan yang ia jalankan bersama dengan Dallas.

Jika terus seperti ini. Aaron yakin ia akan pingsan kapan saja.

"... Kakak yakin? Tubuh kakak semakin kurus!"

Akh, Aeleen sudah memanggilnya dengan panggilan itu. Artinya ia benar-benar khawatir kepadanya kan?

Tentu saja. Aaron saat ini benar-benar kurus dan pucat. Bahkan, Aeleen bisa melihat tangan nya sedikit bergetar saat mengangkat cangkir teh tersebut.

"Aku baik-baik saja. Aku hanya perlu beristirahat sejenak." Jawab Aaron tenang yang malah semakin membuat Aeleen khawatir.

"Kak, kita kembali ya. Kakak semakin pucat!" Paksa Aeleen sambil berusaha membuat kakaknya berdiri dari kursinya.

"Aeleen... Padahal kita sedang menikmati waktu santai. Jahatnya menyuruhku istirahat."

"...." Ok. Kakaknya benar-benar sakit saat ini!

Aeleen berusaha memapah tubuh kakaknya untuk kembali ke kamarnya dengan sedikit kesusahan.

Setelah ia berhasil membaringkan kakaknya di ranjangnya. Ia segera memanggil Aeolabi untuk memeriksa keadaan Aaron.

"Yang mulia sudah mencapai batasnya. Saat ini ia hanya kelelahan. Istirahat yang cukup dan minum vitamin akan membuatnya lebih baik." Jelas Aeolabi setelah memeriksa kondisi Aaron.

"Fisik pangeran sangat kuat yang mulia. Pangeran bahkan tidak mengalami demam." Lanjutnya dengan nada kagum.

Mendengar itu Aeleen tersenyum, "ya. Kakak ku itu sangat kuat." Gumamnya sambil menggenggam tangan Aaron dengan lembut.

Hingga tiba-tiba Tia masuk ke ruangan, "yang mulia."

"Tia? Ada apa?" Aeleen tidak menanyakan sikap Tia yang sedikit tidak sopan karena melihat ekspresi tegang dan khawatir di wajahnya.

Si Kembar Antagonis || The Antagonistic TwinsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang