26. Maaf...

689 86 2
                                        

Aeleen panik saat tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Aaron di rumah kaca mereka.

Ia sudah mengelilingi tempat ini. Bahkan ia mencari kesudut-sudut terpencil demi mencari keberadaan Aaron.

Tapi hasilnya nihil.

Bahkan ia mulai menggunakan sihirnya untuk mendeteksi mana Aaron. Tapi sayangnya itu tidak bekerja.

Entah itu karena Aaron yang sudah pergi terlalu lama atau kini Aaron yang terlalu kuat hingga ia tidak bisa mendeteksi keberadaannya.

"Aaron!!! Kamu dimana?!! Jangan bermain-main Aaron ini enggak lucu!!" Teriak Aeleen dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

Ia mencoba mencari keberadaan Aaron sekali lagi dengan menggunakan sihir nya. Yang tentu saja hasilnya sama seperti sebelumnya.

Tidak berhasil.

"Aku harus meminta bantuan." Ucap Aeleen mulai berlari untuk kembali ke istana namun terhenti di tengah jalan.

"Jika aku mengatakan Aaron hilang ... Apa yang akan mereka lakukan?" Tanya Aaron pada dirinya sendiri saat menyadari hubungan antara Aaron dan keluarga kaisar.

Aeleen tidak bisa meminta bantuan keluarga kaisar karena ia sendiri tidak yakin apa yang akan dilakukan oleh mereka jika mengetahui hal.

Bahkan jika ia memiliki kemungkinan bagus lebih dari 50% sekalipun Aeleen tidak akan mau mengambilnya.

Ia tidak ingin mengambil resiko yang hanya akan merugikan dirinya dan Aaron. Terutama Aaron.

"Sekarang. Satu-satunya yang bisa kutanyai hanyalah Aeolabi." Gumam Aeleen dan ia segera berbalik untuk kembali ke rumah kaca.

Ia akan menunggu Aeolabi disana dan menanyakan keberadaan Aaron segera saat Aeolabi sampai.

...

3rd POV.

Aeolabi hanya bisa pasrah saat ia ditanyai habis-habisan oleh Aeleen sedetik setelah ia sampai di rumah kaca si kembar.

Tentu saja, semua pertanyaan yang di ajukan oleh Aeleen berkaitan dengan Aaron. Dan juga, tentu saja Aeolabi tidak bisa menjawab semua pertanyaan Aeleen karena Aaron sendiri meminta untuk tidak membocorkan dimana dirinya saat ini.

Aeolabi dan Dallas sebenarnya sangat khawatir dengan si kembar. Ini pertama kalinya mereka melihat si kembar bertengkar seperti ini.

Dan juga jika ia di posisi Aaron. Ia pasti akan sangat-sangat curiga dengan keluarga kaisar yang tiba-tiba berubah menjadi baik.

Tapi di satu sisi...

Ia mengerti dengan sikap Aeleen yang ingin mendapatkan kasih sayang ...  Setelah di abaikan selama bertahun-tahun ...

Jika ada yang memberikan mu kasih sayang tanpa pamrih...

Kamu tidak mungkin akan membiarkan kasih sayang itu menghilang kan?

Itu sama saja kau mengusir cahaya dalam kegelapan. Kau mengusir kehangatan dalam kedinginan. Kau mengusir suara dalam keheningan.

Jangan berkata itu terlalu lebay atau semacamnya.

Jangan pula berkata bahwa banyak orang di luar sana yang rela kehilangan cahaya hidup mereka demi mencapai tujuan mereka.

Karena setiap orang itu berbeda.

Terutama untuk Aaron dan Aeleen.

Aeolabi tau Aaron juga menginginkan kehangatan keluarga seperti Aeleen. Hanya saja, sebesar apapun keinginannya itu untuk mendapatkan kasih sayang keluarga.

Si Kembar Antagonis || The Antagonistic TwinsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang