25. pikirkan sebelum siap...

721 78 1
                                        

Aeleen POV.

Total satu Minggu sudah aku tidak bertemu dengan Aaron. Jujur, aku benar-benar merindukannya ... Tapi aku benar-benar tidak ingin bertemu dengan nya.

Dari pada dibilang seperti itu...

Aku sebenarnya tidak bisa bertemu dengannya...

Aku masih tidak mengerti kenapa Aaron mempunyai pemikiran seperti itu. Padahal hidup ini dia yang menjalankannya bukan Aaron (asli).

Tapi sebenarnya bukankah wajar Aaron berpikir seperti itu? Secara kami berdua memang orang luar.

Apa mungkin Aaron merasa ada hari dimana kita akan kembali ke dunia asli kita? Jika seperti itu maka wajar saja Aaron berpikir seperti itu.

Dan mungkin aku juga salah kan?

Aku tidak pernah ... Setidaknya belum memaafkan keluarga kaisar atas semua perbuatan mereka kepada kami.

Tapi perkataan ku sebelumnya benar-benar terlihat bahwa aku seperti membela para anggota kaisar kan?

Bahkan aku sempat kecewa kepada Aaron kenapa ia tidak ingin memaafkan mereka.

Tapi justru seharusnya Aaron yang kecewa kepadaku karena memaafkan mereka dengan begitu mudahnya.

Pengabaian total selama beberapa tahun ini seharusnya cukup untuk membuat Aaron membenci keluarga kaisar.

Tapi apa yang aku lakukan?

Pengabaian, penyiksaan dan penghinaan selama beberapa tahun hanya di bayar dengan perjuangan minta maaf selama beberapa Minggu.

Sudah jelas sekali itu tidak adil...

Setidaknya itu yang Aeolabi katakan dan sayangnya apa yang ia katakan benar-benar membuat ku semakin merasa bersalah kepada Aaron.

Walau begitu aku masih tidak bisa menemuinya.

"Apa yang tengah kau pikirkan Aeleen?"

Aku mendongak hanya untuk mendapati kak Ayla berdiri di sampingku.

Benar juga ... Sejak kapan aku menggunakan sebutan kakak kepada mereka...

Biasanya kami memanggil mereka hanya dengan gelar mereka saja...

Kak Ayla sepertinya bingung karena aku tidak menjawab pertanyaannya. Karena itu ia kembali bertanya, "apa kau memikirkan Aaron?" Pertanyaan yang berupa tebakan itu benar-benar sangat tepat hingga membuatku kembali merasa lemas.

Tuan putri hanya tertawa kecil sebelum duduk di bangku yang berada tepat di seberang ku.

"Kau dan Aaron masih bertengkar ya... Apa kau mau bercerita alasan kalian bertengkar?" Tanya tuan putri lembut

Seandainya aku bisa maka aku sudah berbicara kepada Aeolabi sejak lama. Sayangnya aku tidak bisa, Aku tidak bisa mengungkapkan bahwa kami adalah orang yang berinkernasi kedunia ini.

Benar-benar cari mati jika aku mengatakan hal itu. Bahkan jika sihir adalah hal yang wajar di dunia ini.

Sampai sekarang aku tidak pernah menemukan buku tentang teori renkernasi. Paling-paling itu hanya ada di buku mitos.

"Tidak apa-apa kak. Aku akan mencoba mencari jalan keluarnya sendiri."

Mungkin ini terdengar sedikit kurang tepat. Tapi itulah yang sebenarnya. Dari pada meminta bantuan orang lain untuk menemukan inti dari masalah pertengkaran kami yang berujung ke berbagai hal.

Lebih baik mencari tahu sendiri walau mungkin memakan waktu lama.

Dan lagi ... Bukan hal yang tepat memberitahukan masalah perdebatan mereka ke keluarga kaisar.

Si Kembar Antagonis || The Antagonistic TwinsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang