1 bulan, 1 minggu plus 1 hari.
Sesuai kesepakatan antara aku dan Aeleen. Aku mengamati keluarga Kaisar dengan saksama untuk membuktikan apakah pernyataan Aeleen atau aku yang benar.
Aku memperhatikan interaksi mereka, sikap mereka, cara mereka berbicara, gerak tangan mereka...
Dan bagaimana tatapan mata mereka.
Aku mengamati semuanya dengan saksama. Berusaha untuk menggali informasi sekecil apapun.
Dan kesimpulanku setelah melakukan pengamatan yang memakan waktu cukup lama ini.
Hanya satu.
Sungguh.
Benar-benar Akting yang sangat buruk.
Apakah Aeleen sebuta itu untuk melihat semua Akting mereka? Atau karena Aeleen terlalu haus akan kasih sayang keluarga lah yang membuatnya mengabaikan sesuatu yang sebegitu jelasnya ini?
Ok. Aku mengerti kenapa Aeleen mengabaikan nya. Mengingat baik aku dan Aeleen tidak memiliki kehidupan keluarga yang baik sedari awal.
Jadi, kurasa aku agak mengerti kenapa Aeleen sehaus itu akan kasih sayang sebuah keluarga.
Tapi tetap saja!
Jika semua itu hanyalah sebuah kebohongan. Maka itu tidak akan ada bedanya dengan keadaan kita selama ini!
Lebih baik hidup dengan kenyataan pahit daripada harus hidup dengan diselimuti kehangatan yang manis dari sebuah kebohongan.
Itu lah yang aku pegang teguh selama ini.
Karena...
Saat kamu akhirnya menyadari kenyataan manis yang selama ini kamu rasakan hanyalah sebuah ilusi semata.
Rasa sakitnya akan jauh lebih menyakitkan dari pada kamu menghadapi kenyataan pahit sedari awal.
.
Aku menghela nafas dan menutup buku catatan ku.
Sekarang, yang tersisa adalah bagaimana cara membicarakan hal ini dengan Aeleen. Dan tentu saja dengan hati yang tenang juga kepala yang dingin.
Karena, dalam kondisi ini. Langsung memberikan sebuah fakta kepada Aeleen sama sekali tidak akan berhasil.
Hal yang kemungkinan besar akan terjadi. Pastilah, kami berdua pada akhirnya akan berakhir dengan sebuah pertengkaran lagi.
Seperti sebelumnya.
Malah, mungkin aku dan Aeleen akan berakhir dengan saling melukai satu-sama lain kali ini.
Memberitahunya perlahan sedikit demi sedikit? Uh tidak. Itu tidak akan berhasil.
Memberinya clue? Tidak. Aeleen itu tidak peka.
Kalau dia peka, dia pasti akan menyadari rencana keluarga kaisar ini.
"... ah... apa sepertinya memang karena Alleen tidak peka ya..." gumam ku pelan setelah menyadari satu fakta yang ku lupakan soal Aeleen.
Lalu... apa yang harus ku lakukan?
"Ah sial! ... inilah kenapa aku benci permasalahan seperti ini..." Aku bergumam frustasi sambil mengabaikan tepukan dari ekor Aoi di punggung ku.
Aaron pov end.
....
Flashback on
Third pov.
Hari itu, tepat satu minggu kedua saudara kembar menjalankan kesepakatan nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Kembar Antagonis || The Antagonistic Twins
Fantasikedua anak kembar yang baru berusia 16 tahun tiba-tiba mati secara misterius dan terlempar ke dunia dimana hal yang pertama kali mereka lihat adalah sebuah hutan. apakah keduanya bisa keluar dari hutan itu? dan apa yang akan terjadi jika mereka ber...
