18.Will Never be Finished

919 141 36
                                        

[ DETRUIT CHAPTER 18 ]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

[ DETRUIT CHAPTER 18 ]

Now Playing

🎵1 of 112 "i'm sorry"-Kim Junkyu🎵

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

"Sayang sekali jennie unnie tidak ikut bersama kita,lisa"chaeyoung.wanita itu membuka pembicaraan setelah 3 menit lalu dia dan lisa hanya berdiam dan fokus berjalan mengelilingi Mall yang tidak jauh dari pusat kota.

Lisa hanya berdehem sebagai jawaban-agaknya dia sedang tidak mau belibet dalam bicara.

Saat ini chaeyoung dan lisa tengah berada di mall yang tidak jauh dari permukiman komplek.mmm...sebenarnya mereka tidak hanya berdua saja ke sana,karna hari ini jadwal kantor chaeyoung tidak terlalu padat maka dia pun mengajak anaknya 'junghwan' ikut dengannya bersama lisa ke mall.

Saat ini anak itu tengah berjalan di depan mereka sambil melihat-lihat sekitaran yang ada di mall tersebut.sementara chaeyoung dan lisa memperhatikan anak itu dari belakang.

"Junghwan-ya,jangan berlari-lari nanti kau bisa terpisah dengan momih!!"secara refleks chaeyoung memelototi anaknya yang berjalan di depan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Junghwan-ya,jangan berlari-lari nanti kau bisa terpisah dengan momih!!"secara refleks chaeyoung memelototi anaknya yang berjalan di depan.junghwan itu adalah anak yang sangat aktif,dia tipikal anak yang selalu seenaknya.

"Nee mom!"meskipun ucapannya mengatakan 'ya' tapi tingkahnya masih seperti itu.dia masih saja berlari-lari sambil tertawa seolah anak berumur 10 tahun itu merasa bebas.

Kesabaran chaeyoung sudah di ujung tanduk,dia melepas gandengannya dengan lisa dan beralih menarik tangan junghwan agar anak itu tidak berlari-lari lagi.
Chaeyoung menekan kedua bahu junghwan dan menatap anak itu dengan emosi.

"Momih kan sudah bilang,jangan berlari-lari nanti kau bisa  terpisah dengan momih.kenapa kau sangat keras kepala?!"dengan polosnya junghwan mengangguk sambil mengangkat kedua tangannya di atas telinga.

"Maaf mom,habisnya aku sangat lapar"

Chaeyoung menghela nafas kecil,padahal jika anaknya itu lapar dia bisa beritahu chaeyoung tanpa perlu membuatnya emosi seperti ini.

DETRUIT [ END ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang