Lisa POV
"Wifey, apakah kamu yakin tidak ingin pergi dengan kami?" Aku bertanya setelah aku memakai topi koboi-ku.
Jennie menggeleng.
Dia duduk dan bersandar di headboard salah satu tangannya berada di samping dan memeluk Ella.
"Ella dan aku akan berada di sini. Kami akan bersenang-senang dengan girl time kami. Benar, cantik?" Dia tersenyum, sambil menatap anak itu.
Ella mengangguk. Jelas hanya memaksakan apa yang diinginkan Mommy Jennie.
Aku baru saja akan mengatakan sesuatu ketika Louis menerobos masuk.
Louis terlihat seperti peternak mini dengan celana jins pas badan, kemeja lengan panjang, dan sepatu bot koboi.
"Halo, koboi!" Senyum Jennie melebar saat melihat Louis.
Ketika aku melihat Louis aku tidak bisa menahan senyum. Mataku berbinar karena dalam sekejap aku melihat diriku pada anak laki-laki kami yang berusia lima tahun dengan pakaian koboi itu. Louis memang sangat mirip denganku dan sampai sekarang aku masih tidak percaya aku punya Lisa kecil.
"Mommy, aku benci pakaian ini!" Gerutu Louis saat dia akhirnya mendekati Jennie.
"Kenapa, pakaian itu terlihat bagus untukmu? Kupikir kamu ingin menjadi seorang koboi?" Jennie mendekati anak itu dan melipat lengan panjangnya hingga ke siku.
Sementara aku hanya berdiri dan memperhatikan keduanya.
"Aku tidak ingin menjadi koboi lagi!" Louis cemberut.
"Louis--"
"Mommy, apakah aku benar-benar harus pergi bersamanya?"
Jennie menatapku sejenak lalu menoleh ke putranya lagi.
"Louis, sayang, kupikir kita sudah membicarakan hal ini. Kamu akan memiliki grown up time dengan Mamamu sementara Ella dan aku akan bersenang-senang dengan girl time kami di sini."
"Tapi Mommy, aku baru lima tahun. Aku tidak butuh grown up time." Louis menjawab.
Anak pintar!
Bagaimana kamu menjelaskannya sekarang, wifey?
Jennie memelototiku saat dia melihatku tersenyum.
"Maaf." Aku mengucapkannya. Lalu duduk di tempat tidur.
Sangat sulit untuk menjelaskan kepada Louis karena dia selalu punya jawaban, terutama jika apa yang diminta untuk dia lakukan bertentangan dengan keinginannya. Pewaris Mommy Jennie-nya.
"Mommy, bolehkah aku tinggal di sini saja? Kumohon..." Tanya Louis lagi.
"Tidak, kamu tidak bisa." Jennie berkata dengan nada berwibawa. Mungkin untuk membujuk anak itu.
"Mommy, jika Louis tidak mau pergi maka biarkan dia. Dia idiot. Biarkan dia tinggal di sini dan aku akan menjadi orang yang akan pergi dengan Mama. Kamu bisa memiliki waktu girl time-mu bersamanya sementara Mama dan aku akan memiliki cowboy time. " Kata Ella dengan sugestif.
Aku hampir tertawa terbahak-bahak atas perkataan Ella dan reaksi Louis terhadap apa yang dia dengar. Anak laki-laki itu mengerutkan kening mungkin karena mendengar kata 'girl time.
Mata Jennie menyipit saat dia menoleh ke putrinya.
"Pertama young lady, jangan sebut kakakmu idiot. Itu kata yang terlalu kasar. Kedua, kamu tidak bisa pergi dengan Mamamu karena Louis akan pergi bersamanya. Dan terakhir--"
"Tapi Mommy--"
Jennie mengabaikan anak itu dan melanjutkan.
"Terakhir, kamu akan melupakan "cowboy time" karena suka atau tidak suka... Kamu akan tinggal di sini bersamaku dan kita akan bersenang-senang."
KAMU SEDANG MEMBACA
Winning Back Mrs. Manoban [...]
FanficBook 2 Marrying Lalisa Manoban. Original story by : Winning Back Mrs. De Castro by @Michigoxx And, jenlisa version : Winning Back Mrs. Manoban by @Hakuna1122
![Winning Back Mrs. Manoban [...]](https://img.wattpad.com/cover/248249006-64-k906186.jpg)