Chapter 42

2.4K 304 38
                                        


Jangan lupa vote dan komen yorobun 💜

Jangan lupa vote dan komen yorobun 💜

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Irene be like:

"Makan bang^_^"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Makan bang^_^"

***

Jisoo tidur dikamarnya malam ini, ia masih dengan pikirannya. Banyak sekali pertanyaan yang bersarang dikepalanya, sebenarnya ada apa dengan Taehyung dan Irene?  Apa mereka sudah menghabiskan waktu bersama? Jisoo mengusap wajahnya gusar. Gadis itu menghembuskan nafasnya prustasi.

"Aishhjinja sebenarnya ada apa sih? Kenapa Taehyung harus berbohong padaku?" gusar Jisoo.

Akhirnya Jisoo memutuskan untuk memejamkan matanya, berharap malam ini ia bisa tidur. Memikirkan Taehyung yang berbohong membuat pikirannya lelah.

***

Taehyung bangun dari tidurnya, ia melihat kesamping tidak ada Jisoo, kemana gadis itu?  Apa sudah bangun?  Taehyung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan siap-siap ke kantor seperti biasa.

Sedangkan di tempat lain, Jisoo baru saja menyiapkan sarapan untuknya dan Taehyung dibantu oleh Mina. Jisoo memakan nasi goreng dengan tenang tanpa menunggu kekasihnya terlebih dahulu.

"Selamat pagi Chagi,"sapa Taehyung.

"Hmm selamat pagi."ucap Jisoo.

"Tumben sekali makan duluan? Kenapa tidak menungguku?"

"Maaf, aku lapar Tae jadi aku makan duluan."

"Ah begitu,"

Taehyung juga memakan makanan yang dimasak oleh Taehyung, lalu mereka berangkat kekantor. Didalam mobil Taehyung mengerutkan dahinya karna Jisoo diam saja. Padahal biasanya Jisoo selalu bercerita atau menceritakan hal-hal yang konyol pada Taehyung.

"Chagiya kenapa diam saja kau sakit?"tanya Taehyung.

"Tae kemarin seharian, kau kemana?"tanya Jisoo.

"Eoh? Aku-aku kan sudah bilang, aku ada pekerjaan."jawab Taehyung bohong.

Jisoo tersenyum kecut, ternyata Taehyung masih berbohong padanya.

Playing With Fire (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang