Chapter 62

3K 372 54
                                        


Jangan lupa vote dan komen yorobun 💜

Ayo semangat puasanya sebentar lagi lebaran 💜

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ayo semangat puasanya sebentar lagi lebaran 💜

***

Taehyung menatap kosong ke jendela, Taehyung sendiri sangat kecewa dengan apa yang ia alami tadi, Taehyung kira Jisoo akan kesini dan memperbaiki semuanya karna Taehyung sudah tidak bersama Irene lagi, tapi Taehyung salah ternyata Jisoo masih deka...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Taehyung menatap kosong ke jendela, Taehyung sendiri sangat kecewa dengan apa yang ia alami tadi, Taehyung kira Jisoo akan kesini dan memperbaiki semuanya karna Taehyung sudah tidak bersama Irene lagi, tapi Taehyung salah ternyata Jisoo masih dekat saja dengan Seokjin bahkan mereka semakin berani bermesraan didepan Taehyung.

"Tae,"panggil Namjoon masuk kedalam ruangan Taehyung.

Taehyung langsung melihat kearah Namjoon, "ne paman?"

"Paman perhatikan kau sering melamun akhir-akhir ini, ada yang mengganggu pikiranmu?"tanya Namjoon.

Taehyung menghela nafasnya, menyenderkan punggung nya dikursi kebesaran nya.

"Tidak ada, aku hanya lelah saja paman."jawab Taehyung bohong.

Namjoon melihat Taehyung dengan tatapan tak tega,Namjoon tau semuanya tapi keponakannya itu tak mau membagi cerita padanya. Sejujurnya Namjoon tidak tega melakukan semua ini, tapi mau bagaimana lagi Taehyung sudah melakukan kesalahan dan ia pantas mendapatkan akibat atas perbuatannya agar kedepannya Taehyung tidak mengulangi hal yang sama.

"Sudah jam makan siang, kau tidak ke kantin?"

"Aku tidak lapar paman,"

"Kau harus makan Tae nanti kau sakit, paman pesankan ya?" Taehyung menggeleng menolak tawaran pamannya.

"Tidak usah, paman makanlah. Aku akan minum kopi."ucap Taehyung.

Namjoon mengusap pundak Taehyung, "baiklah, tapi kalau kau merasa lapar cepat-cepat untuk makan mengerti?"

"Ne~"

Namjoon keluar dari ruangan Taehyung, melangkah kan kakinya menuju kantin untuk mengisi perut nya yang keroncongan.

"Sooya kau kan baik, buatkan oppa kopi dong,"pinta Seokjin.

Jisoo mengangkat satu alisnya, "minta saja pada OB."

Playing With Fire (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang