Chapter 26

3K 362 24
                                        

Jangan lupa vote dan komen💜

Jangan lupa vote dan komen💜

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Anyeong Nyeongan💜

"Aku kesal sekali!"ucap Irene seraya menghentakkan kakinya ke lantai. Gadis itu berkunjung ke apartemen Seulgi.

"Eoh kenapa?  Taehyung lagi? Katamu Taehyung sudah sedikit luluh padamu?"tanya Seulgi.

"Yaa memang tapi sekarang Taehyung kembali seperti dulu! Gara-gara sekertaris sialan itu!"ketus Irene.

"Sekertaris? Bukannya sekertaris Taehyung Seokjin?"

"Entah, mungkin gadis itu juga asisten si Taehyung, entahlah yang jelas aku tidak suka dengan gadis itu. Menyebalkan!"

"Lalu kau ingin berbuat apa?"tanya Seulgi.

"Aku ingin membuat Taehyung dan gadis itu menjauh."jawab Irene.

"Tapi bagaimana caranya ya?  Apa kau punya ide?"tanya Irene.

"Hmmm aku tidak ada punya ide sekarang. Otakku sedang buntu."jawab Seulgi.

"Cih dasar otak udang."sinis Irene.

"Lalu apa bedanya dengan kau? Otakmu kosong sampai-sampai meminta ide padaku eoh?"kata Seulgi tak Terima.

Irene mendengus lalu mengambil bantal untuk menutupi wajah kesalnya sedangkan Seulgi lanjut mengetik di laptopnya.

***

"Hmmmmm enak."ucap Jisoo senang, ia melahap jajangmyeon nya dengan lahap.

Taehyung tersenyum, "apa mau tambah lagi?"

"Apa boleh?"tanya Jisoo dengan mata berbinar.

"Tidak."jawab Taehyung dengan wajah datar.

Jisoo mendengus, "kau pelit!"

Taehyung terkekeh, "aku becanda, Pesanlah lagi, apapun yang kau mau akan ku bayar."

"Woahh Gomapta Tuan,"ucap Jisoo tersenyum.

Taehyung mengangguk, laki-laki itu memandang Jisoo dengan tatapan mata yang kagum dan gemas, Taehyung baru saja makan jajangmyeon nya itupun hanya setengah sedangkan Jisoo sudah mau yang kedua. Porsi makan Jisoo memang banyak tapi anehnya badannya tetap begitu saja.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Playing With Fire (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang