Chapter 64

3.2K 398 91
                                        


Jangan  lupa vote dan komen yorobun 💜

Selamat hari raya idul Fitri semuanya 💜🙏

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Selamat hari raya idul Fitri semuanya 💜🙏

***

"Jadi sekarang apa yang harus aku lakukan paman?  Aku sudah tak sanggup membuat Taehyung bersedih seperti itu. Aku-aku tidak ingin menyakiti Taehyung lebih dalam lagi."ucap Jisoo seraya mengusap wajahnya gusar.

Namjoon menyimpan kopi yang telah ia sesap, "paman tau, paman akan buatkan undangan kalian dan akan paman berikan pada Taehyung."kata Namjoon.

"Hyung gila ya? Mana mungkin aku menikah dengan adikku sendiri?  Tidak!"ujar Seokjin.

Namjonn terkekeh, "sebelum itu aku ingin menanyakan dulu pada Jisoo, kau sudah siap untuk menikah Jisoo-ya?"tanya Namjoon.

"M-menikah?" Namjoon mengangguk.

"Yaa menikah, kau siap? Kalau kau siap paman akan menyiapkan semuanya."ucap Namjoon tersenyum miring.

Jisoo dan Seokjin saling bertatapan satu sama lain, mereka bingung dan tidak mengerti apa yang sebenarnya Namjoon lakukan, tidak mungkinkan Jisoo akan dinikahkan dengan Seokjin?

"Aku siap..."

"Baiklah, kalau begitu paman akan siapkan semuanya."ucap Namjoon tersenyum miring membuat Jisoo dan Seokjin semakin merinding dibuatnya.

***

Taehyung duduk lemas disofa ruangannya, pagi ini ia menerima undangan bahwa Jisoo dan Seokjin akan menikah besok, besok?  Ya cepat sekali. Taehyung sampai tidak percaya bahwa mereka akan menikah secepat ini.

Taehyung membuang undangan itu ke lantai, menghembuskan nafasnya kasar. Sekarang apa yang harus Taehyung lakukan? Taehyung benar-benar terlambat, rasanya Taehyung ingin mati saja karna penyemangat nya sudah bersanding dengan lelaki lain.

"Aku benci hidupku."gumam Taehyung.

Tok... Tok... Tok...

"Tae boleh hyung masuk?"kata Seokjin diluar ruangan Taehyung.

"Masuklah hyung."

Seokjin masuk kedalam ruangan Taehyung, ia melihat undangannya ada dilantai.

"Ada apa?"tanya Taehyung.

"Besok adalah hari pernikahan ku dengan Jisoo, hyung mau kau menjadi pendamping pengantin tepatnya di samping ku. Kau berjalan disampingku menuju altar, bagaimana?"ucap Seokjin.

"Hyung kau tau kan aku mencintai Jisoo, tapi kenapa kau masih ingin bersama Jisoo? Aku sangat mencintai Jisoo hyung, tolong berikan Jisoo padaku, aku tidak bisa hidup tanpanya."

Seokjin tersenyum, "Kau mau aku membatalkan pernikahan ini begitu?  Itu hal yang tidak mungkin. Aku sangat mencintai Jisoo sama seperti mu, dan aku tidak akan memberikannya pada siapapun walaupun kau adalah adikku."ucap Seokjin.

Playing With Fire (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang