Chapter 83

2.2K 215 27
                                        

Jangan lupa vote dan komen yeorobun💜

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Jangan lupa vote dan komen yeorobun💜

Yeonjun Kids?

Yeonjun dewasa?

Ayo komen yo biar author ada kepastian:)

***

Flashback Seulgi, Seokjin dan Dizzy.

Sore ini Seokjin duduk ditaman dengan Dizzy. Dizzy bilang pada Seokjin untuk bertemu karna ada yang harus Dizzy bicarakan.

"Jadi kau ingin bicara apa Dizzy-ah?"tanya Seokjin.

"Oppa, apa selama ini kau mencintaiku?"tanya Dizzy tiba-tiba.

"Apa maksud-"

"Apa oppa mencintaiku? Jawab aku oppa!"desak Dizzy.

"Aku- ya aku mencintaimu. Saat awal kita bertemu."ujar Seokjin.

"B-benarkah? Aku juga mencintai Oppa. Tapi maaf..."

Seokjin menatap Dizzy yang menundukkan kepalanya, "Wae Dizzy-ah?"

"Aku sudah dijodohkan oleh eomma oppa..."lirih Dizzy.

"Dijodohkan? Dengan siapa?"tanya Seokjin terkejut.

"Lee Jo-young anak dari sahabat eomma ku. Oppa aku menyukaimu tapi kita tidak bisa bersama. Aku akan tetap menerima perjodohan itu walaupun aku belum menyukai Jo-young."jawab Dizzy.

Seokjin tersenyum miris jujur ia senang karna Dizzy lebih memilih perjodohan dengan begitu Dizzy tidak menolak permintaan eomma nya tapi disatu sisi Seokjin merasakan sakit dihatinya, sesak karena cinta mereka tidak bisa bersatu. Walaupun mereka saling mencintai satu sama lain.

"Apapun  keputusanmu aku akan menerimanya Dizzy-ah, aku bersyukur karna cintaku padamu tidak bertepuk sebelah tangan."ucap Seokjin.

"Aku juga senang oppa... Oppa, boleh aku memelukmu?".

Seokjin mengangguk, Dizzy memeluk Seokjin menyembunyikan wajahnya didada bidang Seokjin, gadis itu menangis dan Seokjin juga menangis dalam diam. Rasanya sakit karna sama-sama cinta tapi tidak bisa bersama.

"Jangan menangis kau berhak bahagia Dizzy-ah."lirih Seokjin mengusap kedua pipi Dizzy.

"Oppa hiks, aku menyayangimu sangat!"ucap Dizzy memeluk Seokjin lebih erat.

"Aku juga menyayangimu, ayo bersahabat?"

"Ayoo! Dan ayo saling mengikhlaskan satu sama lain."ucap Dizzy.

Seokjin tersenyum mengusap surai coklat Dizzy,
"aku akan mengikhlaskan mu Dizzy-ah. Kau juga harus mengikhlaskan ku Arra?"

Dizzy tersenyum tapi airmatanya mengalir di pipinya, "arraseo oppa arraseo.."

Jadilah sore itu Dizzy dan Seokjin menghabiskan waktu mereka dibawa sinar matahari yang mulai tenggelam. Seperti cinta mereka yang mungkin akan tenggelam seiring berjalannya waktu.

Playing With Fire (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang