Cover: pinterest
SUDAH TAMAT DAN PART MASIH LENGKAP:)
Kisah ini menceritakan tentang ambisi besar seorang wanita bernama Bae irene yang mengejar seorang pria bernama Kim Taehyung mantan kekasihnya yang telah ia selingkuhi 4 tahun yang lalu. Karna...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jangan lupa vote dan komen yorobun 💜
***
1 bulan kemudian....
"Sayang aku berangkat dulu ya, mianhae tidak bisa mengantarkan mu ke kantor Jennie."ucap Taehyung yang sedang dipakaikan dasi oleh Jisoo.
Jisoo tersenyum, "tidak apa Tae. Kan ada Jungwo aku bisa berangkat dengan nya jangan khawatir."
"Tapi kalau kau masih pusing dan mual kita ke dokter ya?"cemas Taehyung.
"Tidak usah cemas Tae, aku hanya masuk angin nanti juga sembuh."kata Jisoo seraya mengusap rahang tegas suaminya. Jisoo paham betul kalau suaminya itu sangat cemas dengan keadaannya.
Cup
Taehyung mengecup dahi Jisoo lama, Jisoo sendiri memejamkan matanya menikmati bibir tebal Taehyung yang menempel di dahinya. Sangat manis.
"Aku berangkat, jangan terlalu lelah saat pemotretan!"ucap Taehyung.
"Iyaa Tae, ayo aku antar kedepan."
Taehyung melingkarkan tangannya dipinggang ramping Jisoo, mereka sudah sampai depan. Lagi-lagi Taehyung mengecup Jisoo bukan didahi melainkan dibibir. Jisoo tersenyum.
Taehyung hanya mengangguk lalu masuk kedalam mobilnya. Setelah kepergian Taehyung kekantor. Jisoo masuk ke mansion mendudukkan dirinya disofa kepalanya sangat pusing dan perutnya sedikit mual. Jisoo sendiri tak tau penyebab nya apa.
"Kenapa mual sekali? Apa masuk angin ku sangat parah ya?"gumam Jisoo.
Jisoo langsung menaiki tangga menuju kamarnya dan bersiap untuk kekantor, ia juga harus pemotretan hari ini.
***
Seulgi dan Seokjin sedang berjalan menuju ruangan Irene. Seulgi dikabarkan bahwa Irene sedang sakit, karna itu Seulgi sangat khawatir dan segera menghampiri sahabatnya itu. Dan benar saja Irene sedang terbaring lemas dengan infusan ditangannya, bahkan wajah cantik Irene menjadi pucat dan lebih tirus.
"Dok sebenarnya Irene sakit apa?"tanya Seulgi cemas. Seokjin yang tau Seulgi cemas itupun mengusap pundak Seulgi agar mengurangi kecemasan Seulgi.
"Dari gejala-gejala nya pasien menderita kanker otak karna belakangan ini pasien sering kesakitan karna sakit kepala, muntah dan kejang. Saya sendiri masih menyelidiki hasil pemeriksaan."jawab dokter.
"A-apa?"lirih Seulgi lemas. Seokjin bahkan sampai merangkul Seulgi takut-takut wanita itu akan pingsan.
"Ini masih gejala hasil pemeriksaan nya akan keluar lusa, kalau kalian ingin tahu maka kalian harus kesini lagi."
Seokjin mengangguk, "baiklah dok, kabari saja kalau hasil pemeriksaan itu sudah keluar."ucap Seokjin.