8. Cael's Shadow

26.1K 3.5K 78
                                        

Hampir 3 minggu sejak kepergian Cael dan Aries

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hampir 3 minggu sejak kepergian Cael dan Aries. Tepat seminggu lalu Cyrus kembali ke Astuvega-mengingat teritori tidak bisa diurus dari jarak jauh terus menerus-Irish sempat bertanya kapan adiknya itu kembali, tapi sepertinya Cyrus sendiri belum bisa memastikan.

Sebenarnya ada masalah apa? Irish mencoba mengingat kembali seluruh kejadian penting di novel, namun alih-alih mendapat jawaban, ia justru didatangi surat undangan upacara kedewasaan Stacy.

Selain karena Aries memperingatinya untuk tidak sering keluar mansion, Irish sendiri terlewat malas menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk bersilat lidah dengan bangsawan lain.

Tapi Irish benar-benar tidak sedang berada di posisi yang bisa memilih.

Dan berakhirlah ia duduk menyendiri ditemani secangkir teh dan dessert. Ballroom mewah dengan lampu gemerlap seharga fantastis, makanan yang menggugah selera dan bangsawan kelas atas yang sibuk mengobrol maupun berdansa. Setiap sudut ruangan tidak terlepas dari ornament berkilau dan pelayan yang mondar-mandir menyajikan minuman.

Menjadikan percakapan dan melodi yang dimainkan para orchestra pengiring suasana keramaian.

Satu kata yang menggambarkan ekspresi Irish saat ini, BOSAN.

Satu-satunya alasan Stacy-yang hanya memiliki status sebagai Baron-mampu memasuki lingkaran sosial atas adalah Irish, menggunakannya sebagai alat gosip dan menjadi bintang paling semangat bila menyangkut kelemahan Irish. Lihatlah, banyak perempuan bangsawan seumuran Irish yang berasal dari keluarga Marquis, Count, bahkan Duke-siapa lagi jika bukan Darice dan dirinya? Keluarga Castiello saat ini tidak memiliki keturunan perempuan.

"Oh, Miss Eustacio!"

Shit.

Irish mengumpat dalam hati ketika mendengar suara yang jelas sekali sengaja dibuat nyaring menyebut namanya. Padahal ia hanya ingin datang dan menjadi bayangan kemudian pulang dengan tenang, tapi sepertinya mustahil.

Mencoba menenangkan diri, Irish kembali meminum tehnya.

Disaat itulah seorang perempuan dalam gaun merah gelapnya menghampiri Irish, melakukan courtesy. "Greetings, Young Miss Eustacio."

Slurp Slurrppp

"Lihatlah betapa kasarnya!"

"Lady Esmeralda berbaik hati menyapa, bahkan dia tidak menggubris?! Aku tidak percaya dia sungguhan keturunan Eustacio."

"Bahkan Lady Esmeralda lebih cocok menjadi keturunan Eustacio! Memalukan."

"Ssssttt, diamlah! Kau ingat terakhir kali dia menangis seperti pengecut dan lari dari pesta? Hahahaha!"

Zoey Esmeralda-sosok yang baru saja menyapa-tersenyum puas. Manik semerah darah yang senada dengan warna gaunnya, berkesan elegan namun tidak dengan perilakunya. Tentu saja Irish mengenalnya, salah satu pelaku paling sering memojokkan 'dirinya yang asli'.

Her Pathetic FateCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang