CH.3

1K 106 29
                                        

Terkadang, segala sesuatu yang tidak kita anggap penting. Mungkin butuh di bicarakan.

HappyReading.

.
.
.
.
.

Ketika kamu memiliki semua kebahagiaan yang di inginkan orang lain. Namun, kamu juga belum merasa cukup atas apa yang kamu miliki sekarang. Mungkin, kesalahan terbesar ada pada dirimu, dimana kamu tidak pernah melihat di sekitar mu, bahwa peka dan perduli itu perlu.

Jam mata kuliah Mingyu berakhir. Hari ini dia hanya memiliki 1 mata kuliah. Mingyu merengangkan otot nya setelah sang Dosen keluar dari kelas nya.

"ini masih sore. Mau pergi jalan-jalan? " Tanya Jungkook pada Kedua sahabat nya Mingyu dan Younghoon.

"aku ikut saja." ucap Younghoon.

"baiklah, ayo pergi... " jawab Mingyu. Kedua sahabatnya terlihat bingung, biasanya Mingyu selalu menolak karena beberapa alasan. Salah satunya adalah dia belum izin dengan sang kaka ataupun keluarganya.

"kau tidak bilang dulu dengan kak Jaehyun?" tegur Younghoon.

"sekali saja aku ingin menjadi manusia normal pada umumnya" Mingyu mengambil tas miliknya dan begegas pergi.

Jongkook dan Younghoon saling bertatapan satu sama lain. Kemudian mengedigkan bahunya acuh. Mereka berdua segera menyusul Mingyu.

#####

Sementara Jaehyun sangat Khawatir saat Mingyu juga belum sampai di rumah. Padahal jam sudah menunjukan pukul 6 sore. Jaehyun tau, mata kuliah Mingyu berakhir pukul 4 sore tadi. Dan sekarang Jaehyun menyesal, karena tidak menunggu Mingyu di kampus dan pulang bersama. Ia justru memilih pulang duluan sesaat setelah mengambil hadiah-hadiah itu.

"angkat lah Gyu, kau dimana eoh?" Jaehyun berkali-kali mencoba menghubungi nomer ponsel Mingyu. Namun Mingyu tidak mengangkat nya sama sekali.

#####.

Mingyu dan ke dua sahabatnya asik bermain game di salah satu Mall. Mingyu tengah memainkan permainan memasukan bola basket ke dalam Ring. Ia nampak sangat bahagia sekarang. Bahkan ia mengabaikan Ponsel nya yang terus saja berdering.

"Gyu ponsel mu berbunyi. Angkat lah dulu" teriak Jungkook. Keadaan Mall memambg sedang sangat ramai. Dan mereka harus sedikit berteriak.

"Itu pasti kak Jaehyun. Abaikan saja"

Ketiganya kembali fokus bermain hingga mereka lelah. Dan memutuskan untuk mencari makan malam.

"Kita cari makan dulu yah" ucap Mingyu.

"tapi Gyu, ini sudah hampir larut." tegur Younghoon.

"astaga santai saja Younghoon. Kita masih di Seoul, bukan luar negeri. "

Mingyu tertawa mendengar ucapan Jungkook.

"sudalah, ayok pergi cari makan. Aku yang Traktir" Mingyu bergegas mencari restoran untuk mengisi perutnya. Mingyu pikir sekali-kali makan-makanan di luar pasti sangat menyenangkan.

Ketiganya kini sudah berada di sebuah meja restoran. Pelayan datang dengan berbagai menu yang sudah Mingyu pesan. Mereka berbinar dan segera memakan-makanan itu.

Possessive Brother. Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang