Bahwa sebuah ke egoisan. Tidak akan pernah menemukan kesamaan.
Happy Reading.
Jaehyun tidak berhenti untuk tersenyum. Beberapa kali melihat jam tangan bermerk yang melingkar di pergelangan tangan nya. Sesekali menoleh ke arah sebuah lorong bertuliskan "kedatangan".
Yah, Jaehyun kini sedang berada di bandara Internasional Seoul.
Menunggu sang kekasih tiba. Chaeyeon memutuskan mengunjungi Seoul. Selain untuk menemui kekasihnya Jaehyun. Juga menghabiskan libur Natal dan juga akhir tahun.
Senyum Jaehyun semakin melebar saat matanya pada akhirnya menemukan sosok yang sudah sangat di tunggunya.
"Sayang" Jaehyun berucap sambil merentangkan kedua tangan nya. Dan di sambut Chaeyon dengan hanggat. Keduanya berpelukan dan melepas rindu.
"Kenapa kau semakin cantik"
Pipi Chayeon memerah. Tangan nya memukul lengan Jaehyun pelan.
"Kau juga semakin tampan tuan Jaehyun".
Jaehyun terkekeh. Mengambil alih koper yang Chaeyeon bawa. Dan Tangan satunya Jaehyun gunakan untuk menggenggam tangan Chaeyeon.
"Sebaiknya aku mencari hotel untuk menginap saja Jae. Aku tidak enak jika harus merepotkan keluarga mu"
Jaehyun menggeleng.
"Mama dan Papaku menyuruh kamu tinggal di rumah. Selama di Seoul kamu adalah tanggung jawab ku dan juga orang tua ku"
Chaeyeon tersenyum hanggat pada Jaehyun.
"Oh, aku merasa terharu. Terimakasih banyak Jae".
"No problem sayang".
.
.
.
"Kak Wonu!!!!" Teriak Mingyu ceria.
Wonu melihat ke arah Mingyu dan tersenyum melihat tingkah adiknya itu.
"Ada apa Gyu".
"Kenapa masih belum bersiap-siap sih?"
Wonu mengeryit bingung.
"Memang kita akan kemana?".
"Mama, papa sudah membelikan Caffe baru untuk kakak. Hari ini kita akan melihat Caffe itu. Astaga kakak lupa?"
Wonu berusaha mengingat. Dan Ia baru tersadar bahwa kemarin mereka telah membicarakan hal ini. Kai membelikan Wonu sebuah Caffe yang akan di percayakan padanya untuk di kelola. Karena Kai tidak mau Wonu kembali bekerja di tempat Bar itu. Wonu kini sudah menjadi bagian dari keluarga Kim. Wonu menolak bekerja di perusahaan Kai. Jadi, Kai membelikan sebuah Caffe untuk Wonu sesuai kesukaan nya. Karena Mingyu menceritakan pada Kai bahwa Wonu sebelumnya memiliki sebuah Caffe.
"Hehehe. Aku lupa Gyu. Maaf" senyum Wonu.
Mingyu hanya menggeleng kan kepala nya lucu.
"Aku tunggu di bawah ya kak. 5 menit. Jangan lama" dan di balas anggukan oleh Wonu.
"Bukan kah Jaehyun sedang pergi? Apa tidak apa-apa pergi tanpa Jaehyun?".
"Dia sedang sibuk dengan kekasih nya. Abaikan saja kak. Cepatlah"
KAMU SEDANG MEMBACA
Possessive Brother.
Fiksi PenggemarStart = 9 Juni 2021. End = 10 Februari 2022. Ketika kamu berusaha melindungi saudaramu, namun semua nya justru memberikan ketidak nyamanan untuk nya. Sebuah rahasia besar di simpan selama bertahun-tahun. Hingga satu kenyataan akan kah merubah semua...
