Sinar matahari pagi memenuhi kamar berdinding putih. Berkas cahaya yang masih bisa lolos dari tutupan gorden menerangi seisi kamar itu.
"ALEXXX!! WAKE UP!" Seseorang memukul Alex dengan bantalnya
"Ih..., harus teriak-teriak apa!?" ucapnya kesal karena tidurnya tergganggu
"Ya kamu juga. Kan jam 6.30 udah harus di sekolah!"
"Emang sekarang jam berapa?" tanya Alex
"Udah jam 6 Alex...! Bangun gakk kamuu!" lengan Alex ditarik sampai ia terduduk di pinggir ranjang
Alex menguap, "Hh..., yaudah aku siap-siap ini."
"Cepet! jangan lama." Alex didorong masuk ke dalam kamar mandi
"Iyaa-iyaa." ucap Alex sambil mengunci pintu kamar mandi
5 Menit Kemudian.
Alex sudah selesai mandi dan bersiap-siap. Ia turun menuju ruang makan dan melihat Celine dan ibunya tengah berbincang.
Mamanya menghampirinya, "Kamu tuhh ya. Gak bangun sampe harus dibangunin Celine, Udah gitu anak cewek disuru nunggu lagi." Alex dijewer oleh sang mama
"Ehh iyaa-iyaa ma, semalem juga tidurnya kemaleman."
"Jam berapa emang?" tanya ibunya dengan nada tinggi
"Jam 2, hehe." ucapnya sambil mengangkat jarinya dan membentuk huruf 'V'
"Yaudah. Cepet makan, abis itu berangkat." pinta sang mama
"Oiya. Celine.., nanti kalo bandel kamu cubit aja Alex ya, gapapa kok." ucap mamanya sambil tersenyum pada Celine
Celine dan Alex menatap sang mama, "Horror amat sihh ma." Alex ditatap tajam oleh ibunya
Alex menelan ludah dan mulai memakan sarapan yang sudah dibuat sang mama.
'Serem amat dahh si mama.' batin Alex sambil menoleh ke Celine yang terlihat tidak ada ekspresi
'Abis dahh aku. Udah mama, sekarang cici.' batinnya lagi sambil menghabiskan sarapannya
Ia menaruh piringnya di wastafel, "Yaudah ma, aku sama Ci Celine berangkat yaa. Dadahhh!" Alex menarik tangan Celine sambil melambaikan tangannya yang satu lagi ke mamanya
Mamanya mengangguk dan membalas lambaian tangannya. Celine dan Alex kini berjalan menuju sekolah, suasana di antara keduanya hening.
"Cii..." ucap Alex sedikit manja
"Hmm..." balas Celine singkat
"Cici..." ucap Alex lagi
"Hmm..."
Alex menghela napas, "Cii..." usaha Alex sekali lagi
Celine mendecak, "Ck, apaan sih?" balasnya kesal sambil cemberut
"I'm sorry. Maaf aku lama." ucap Alex pelan sambil menunduk ke jalan
"Jangan ulangin lagi." ucap Celine dengan nada sedikit dingin
"Iyaa..." balas Alex pelan
Suasana diantara mereka masih saja hening, 'Kok masih marah sihh!?' batin Alex sambil menoleh sebentar ke Celine
'Gak peka ihh...' batin Celine kesal
Mereka berjalan memasuki kompleks sekolah. Banyak pasang mata yang terarah ke mereka, tatapan bingung akan ada apa diantara kedua orang ini. Biasanya mereka akan tersenyum dan saling berbicara. Tapi hari ini, terlihat berbeda.

KAMU SEDANG MEMBACA
Always and Forever With You
Fiksi PenggemarMasa SMA yang dipenuhi kejutan, kebahagian, keseruan, dll. Masa yang yang seperti roller-coaster perasaan. Dua orang yang selalu bersama, seperti dua orang kekasih tapi ternyata dua orang sahabat. Namun, apakah itu yang sebenarnya?