21 || Fried Rice

275 43 1
                                        




Sedang apa? Di mana?
Dan bersama siapa?
Bila kau tiada
Hampa dan sepi yang kurasa
Bila tak bersamanya
Hati ini selalu bertanya
Adakah rasa ini sama?
Mungkinkah kau juga cinta?

Ku Cinta Nanti - Ashira Zamita

_______________

____

Sore ini Jingga mendatangi Christ Church East Bay, tidak banyak orang karena bukan hari libur. "Here Ji!" Jingga menghampiri tempat Ysabelle berdiri, dia langsung melihat tempat tidur yang ditiduri Rex didalam. "Sorry it's small, but here Rex gets a lot of love and I'm getting closer to God"

Jingga mengangguk dan mengendong bayi tampan yang tersenyum kepadanya, "You can stay in the rental house I live in, there are two empty rooms there. Rex also needs a new life, right?" Ysabelle menggeleng sambil tersenyum.

"I don't have any income, I'll be bothering you later. Here I also live using alms money" Rasanya sedih mendengar Ysabelle mengatakan dirinya dan juga Rex harus hidup dari uang sedekah jamaat disini.

"Does your dad know you're here?!"

"No Ji! I left after I found out I was pregnant. I'm afraid everyone will tell me to abort Rex like Theo"

"You have to go home, almost 1 year you disappeared. They must be worried, they will definitely receive Rex there" Ysabelle hanya termenung, ketakutannya membuat hidup Rex menderita.

"Rex also needs a family, right? He doesn't have a surname yet, he needs Bel's confession!" Ysabelle memgangguk dan membereskan semua pakaian sambil menangis. Jingga membantu membereskan barang-barang disana.

Di Bandara, Jingga melambaikan tangannya ke Ysabelle. "ALL WILL BE OK YSABELLE!" Walaupun semua orang menatapnya bingung, tapi Jingga masih menyemangati Ysabelle sampai lumayan jauh dan terus melambaikan tangannya.

Dia rasanya ingin menangis setelah Ysabelle pergi, menyedihkan seperti ditinggal kekasihnya.

Pulang ke rumah sudah malam, Yoga menetap dirinya dengan menyelidik. "Kenapa?! Gua ga date! Gua cuman ketemu Ysabelle" Duduk disamping Yoga sambil memijat keningnya yang lumayan pusing, dia punyi misi untuk bertemu Ayah kandungnya.

"Ga mikir pacaran juga, gua ngira lu clubbing!"

"Ish ini masih jam 8! Mana ada orang clubbing pulang jam segini?! Bukanya aja paling cepet jam 10 malem. Gila ya lo!"

"Ck! Gua kenal lu kan udah ga baik Ji! HAHAHAHA"

"Sialan!" Jingga mengingat sok kenalnya laki-laki disampingnya waktu itu yang lumayan kaget karena dirinya merokok di Rooftop.

"Lu masak apa?! Gua laper tau!" Jingga bukain kulkas yang tidak ada apapun.

"Gua kira lu pulang-pulang beli makanan!"

"Kebiasaan! Ngandelin gua, ewh!" Seperti biasa, Jingga akan masuk kamar. Bukan karena dia kesel seperti kemaren, saat ini dia lebih males berdebat. Kepalanya belum istirahat sedaritadi, "Capek banget!!" Lirihnya sambil memejapkan mata ditempat tidur.

AKSARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang