E m p a t s a t u : gajadi, hehewww

2.1K 85 1
                                        

Kucoba ungkap tabir ini
Kisah antara kau dan aku
Terpisahkan oleh ruang dan waktu
Menyudutkanmu meninggalkanku
Ku merasa telah kehilangan
Cintamu yang telah lama hilang
Kau pergi jauh karena salahku
Yang tak pernah menganggap kamu ada

Asmara mengisahkan kita
Mengingatkanku pada dirimu
Gelora mengingatkanku
Bahwa cintamu telah merasuk jantungku

Sejujurnya (sejujurnya)
Ku tak bisa (ku tak bisa)
Hidup tanpa ada kamu aku gila (aku gila)
Seandainya (seandainya)
Kamu bisa (kamu bisa)
Mengulang kembali lagi cinta kita (cinta kita)
Takkan kusia siakan kamu lagi

Asmara mengisahkan kita
Mengingatkanku pada dirimu
Gelora mengingatkanku
Bahwa cintamu telah merasuk jantungku

Sejujurnya (sejujurnya)
Ku tak bisa (ku tak bisa)
Hidup tanpa ada kamu aku gila (aku gila)
Seandainya (seandainya)
Kamu bisa (kamu bisa)
Mengulang kembali lagi cinta kita (cinta kita)

Sejujurnya (sejujurnya)
Ku tak bisa (ku tak bisa)
Hidup tanpa ada kamu aku gila (aku gila)
Takkan kusia siakan kamu lagi
Takkan kusia siakan kamu lagi

.....

"Mon maap ni kalo jelek editan nya"

"Berat ya, harus sendirian disaat saat sulit"

-gatau

.......

Gilang menatap nanar bandara yang sudah banyak didatangi keluarga korban. Tadi beberapa diantaranya sudah ditemukan. Tewas. Gilang menyelip kerumunan hingga sampai dipusat imformasi"ayana, ayana anhezara!"kata gilang terbawa emosi

Pramugara yang berada di sana pun menyarankan gilang untuk melihat daftar penumpang pesawat. Sejenak gilang terdiam. Nama ayana berada diangka ketiga daftar. Ayana apakah dia selamat?

Gilang meremas rambutnya emosi"aghhh, harus nya gue gak izinin lo ya! Ayana!!!"

Gilang memerhatikan sekitar, mata nya menangkap irham dan ghita. Masih mengunakan pakaian tidur. Cih!

Gilang membuang muka ketika ghita menatapnya. Ghita memberi tahu suaminya bahwa ia melihat gilang."mas aku liat gilang disana, mas ayok kita susul gilang"irham mengangguk, ia menarik tangan istrinya

"Gilang!"panggil irham cukup keras. Gilang berdecak, ia sengaja membuang muka agar mereka tidak melihat dirinya.

Gilang menatap datar kearah ghita dan irham, irham tidak melepaskan kaitan tangannya"bagaimana? Kamu udah tau kabar tentang ayana dan yang lain?"tanya

"Belum"

Irham hampir menangis mendengarnya"l-lalu apakah ada informasi baru dari pihak bandara?"

"Belum"

Gilang selalu menjawab belum ketika ditanya oleh irham, ghita menangis dalam diam, dia itu tidak jahat. Ingat.

Irham mengusap wajahnya dengan kasar, yatuhan cobaan apa lagi ini? Kenapa harus keluarga nya yang terkena?

Gilang pamit dari hadapan irham dan ghita, ia terlalu malas jika terus berdekatan dengan orang yang sudah membuat ayana nya harus pergi.

BJK REVISICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang