"salah paham sayang, ella nya yang peluk bukan aku"ditelpon gilang mulai menjelaskan, ia tidak mau ayana berfikir yang tidak tidak
disebrang sana ayana terdiam, ia percaya sama gilang, namun hatinya sangat kesal saat tau bahwa ella mengambil kesempatan untuk menyentuh miliknya.
gilang mengacak rambutnya frustasi"aya denger gilang, gilang cuma bantu dia aja, enggak ngapa ngapain lagi"
"oh"
"aaaaaa, aya"rengek gilang
Ayana kembali diam, kalau minta tolong ella suka gatau diri.
"mau ketemu?"tanya gilang
"jauh"
"aku susul, besok izin"
"gausah"
gilang menghela nafasnya pasrah"ayana, ayok vidio call, gilang kangen"
ayana terkekeh"gue nggak"
"what??gue-??mau aku colok mata kamu?yang sopan sama pacar"omel gilang
"baru pacar, belom suami"cibir ayana
"kode minta dinikahin?"
"Darimana unsur kode nya lang, jadi cowo kegeeran banget"
"Salah mulu"lirih gilang
"Pokoknya besok aku susul, im really miss you"
"Terserah"
-
Setelah sambungan mereka putus gilang segera berlari turun ke bawah, maksudnya ingin memberi tahu keinginannya untuk bertemu dengan ayana pada orang tuanya. Meminta izin.
"Sekolah kamu gimana?"tanya alen
gilang berfikir sebentar"gapapa nanti daddy yang bantu gilang, iyakan dad?"kepala gilang dimiringi
arsen berdeham, ia terlalu sibuk mengusap perut datar istri nya, alen menyentak tangan arsen yang makin lama semakin keatas.
Plak
"macem macem kamu mas"mata alen menatap arsen dengan tajam, arsen terkekeh"khilap"cengir nya
Gilang mengelus dada sabar, urat malu daddy nya sudah putus.
"Mau berapa hari?"tanya arsen mode serius
"Sebulan"jawab gilang lempeng.
"Mau ngapain lama lama? 3 hari cukup"usul alen
Gilang melotot tak terima"gabisa, nanti nggak puas ketemu aya nya"
Arsen menatap anaknya geli"jaman sekarang canggih, vc bisa"
"Itu sih udah tiap hari, tapi ini bener bener pengen banget ketemu, sekalian mau paksa aya pulang"
"Heh! Anak orang dipaksa paksa"
"Seminggu? Gimana?"
"Gamau itu cuma 7 hari"
"Dua minggu?"
"Emm masa 14 hari doang, kurang"
"Serah deh lang, mommy pusing"
(jujur gua lupa gilang manggilnya mommy daddy atau apa)
-
"Yesss ayana udah liat postingan lambe"
Ella jingkrak jingkrak diatas kasur, dengan rambut sehabis keramas
"Semoga aja gilang ada rasa sama gue, AAMIIN"
Tak bisa dipungkiri rasa ella terhadap gilang semakin membesar, entah rasa cinta atau rasa ingin memiliki semata.
"ayana, gue bakal ambil gilang, lo jangan nangis"ujar ella saat melihat foto ayana digaleri ponselnya
"yang bakal jadi milik lo, juga bakal jadi milik gue, kita keluarga, apapun itu milik bersama"
Ella semakin gila rupanya, bisa ya ada orang tidak tau malu seperti dia, rela mengambil yang bukan haknya, bukan miliknya, rendahan.
-
Ayana😇😙 :
Jadi?
Gilang :
Iyalah, gilang itu omongannya bisa dipegang
Oh
Masih marah?
ga
Masih, jangan boong
Boong dosa
Tuh tau
Sumpah ya, ella nya ay yang kaya gitu
Aku murni disuruh nolongin
Kalo bukan guru yg nyuruh jga aku gamau
Emng cuma kamu yang ada?
Guru nya tuh
Btw kamu cemburu ya??
Kalo ga cemburu gue ga cinta sama lo
nakal banget si
Jangan lo-gue, mau gue cium tuh bibir?
Mampus kita virtual
Palamu
Virtual mah yang nggak pernah ketemu, kita mah pernah
Ldr
Ldr bangga
Bangga lah, orang sama kamu
Halah
Iloveyou
2
Diala singkat banget
Heheh
Ihh
Ay di belanda ada jamet ga sih?
gada, adanya bule
Cakep
Makasih
Bule
Gue jga bule
yain biar syenanggg
Makasih sayang
KAMU SEDANG MEMBACA
BJK REVISI
Teen FictionDua perempuan yang menyukai satu laki-laki yang sama, Ayana dan juga Ella. Mereka bersahabat, namun persahabatan itu tidak berlangsung lama setelah mengetahui perasaan keduanya. Salah satu dari mereka berkhianat, membuat satunya lagi terluka, terkad...
