E M P A T P U L U H E M P A T : masakan ayana

1.9K 77 0
                                        

"Kalo emang gabisa, jangan dipaksain aya"sudah lebih beberapa kali gilang berkata, ayana tengah mencoba membuat makanan yang tadi gilang inginkan.

ya, ayana tengah membuat makan siang untuk gilang, memasak ayam kecap, ayana juga suka dengan menu itu, cukup tau apa saja bahan bahan untuk bumbu tersebut.

Cuma yang tidak bisa ayana lakukan adalah memotong bawang merah, mata nya selalu perih dan mengeluarkan air mata, gilang yang ingin kedapur pun terkejut tadi ketika melihat mata ayana yang memerah, terlanjur panik gilang pun mendekap tubuh ayana"udah udah jangan nangis, ada gilang disini"

Ayana melepas dekapan gilang, menatap gilang heran"kamu ngapain?"tanya ayana dengan suara serak

Gilang terheran"kamu yang kenapa? Kenapa nangis?"tanya nya

Ayana terkekeh, ia menunjuk potongan bawang dengan telunjuknya"gara gara itu"katanya sambil tertawa

Gilang ikut tertawa"aku kira kamu kenapa"ayana melanjutkan kegiatannya

"Sini biar aku aja yang potong potong"ayana mengeleng"aku aja, kamu nanti malah ngerecokin"

Gilang mengaruk tengkuknya"tapi kalo gabisa jangan dipaksa, kasian mata nya"

"Oke"

.....

"Mah, ella gamau punya adik"ella menatap mamah nya dengan seksama

Ghita melongo mendengar percakapan anaknya"ngomong apa si kamu"

"Ella gamau punya adik, mama ngerti ga si"kata ella

Ghita menghembuskan nafasnya"la, kamu kenapa sih"

Ella menatap perut ghita yang masih rata"dia bakalan ambil kasih sayang mamah sama papi nanti"

Ghita mengeleng"gaada, kamu bakalan tetep dapet kasih sayang dari kami"

Disisi lain gilang sedang lahap menyantap masakan ayana, sudah dua kali menambah nasi dan lauknya, ayana senang, masakannya diterima dengan baik oleh gilang.

"Besok besok gilang mau dibuatin lagi ya"

Ayana mengangguk"iya, asal kamu makannya lahap begini"

"Ay, aku jadi bayangin nanti kita nikah"

"Iss kamu!"

Gilang pun akhirnya selesai, ia mengajak ayana untuk pergi ketaman rumahnya, mengajak nya duduk dibawah pohon mangga yang ada didekat rumahnya"aya mau mangga ga?"

"Mangga manis?"tanya ayana

Gilang mengeleng"mangga muda"

"Aya gakuat sama asem nya"

"Ehh ya, aku jadi bayangin lagi nanti kalo kamu hamil trs ngidam minta mangga muda, aku tinggal petik aja mangga disini"

"Kamu mah halu mulu"

"Gapapa, asal objek halunya kamu"

"Alah, bisa aja!"

Senyuman terlukis di wajahku
Di saat ku mengingat kamu
Tawamu menjamu membuatku rindu
Tak sabar ingin bertemu

Ayana melihat kearah gilang yang sedang bersenandung, wajah gilang begitu membuat nyaman jika ditatap lama lama


Gilang menatap ayana yang juga menatapnya, bersyukur gilang karna ayana masih ada disampingnya

Suara lembut menyapa aku
Lembutnya selembut hatimu
Tulusnya setulus cinta padaku
Ku sadar beruntungnya aku

Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku

Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku

Suara lembut menyapa aku
Lembutnya selembut hatimu
Tulusnya setulus cinta padaku
Ku sadar beruntungnya aku

Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku

Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku

Separuh jalan hidupku
Kau separuhku
Tak ada penyesalan

Hidup lebih mudah
Bila kita berdua
Jalaninya

Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku

Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku

Hidupku tanpamu
Takkan pernah terisi sepenuhnya
Karena kau separuhku

Berbagi suka duka
Saling mengisi dan menyempurnakan
Karena kau separuhku

"Jangan berniat pergi lagi ya, aku masih butuh kamu"

.......

Plis maap, gajelas banget.
Jangan lupa vote ya



BJK REVISICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang