D U A P U L U H D U A : postingan dan rasa cemburu

2K 108 0
                                        

VOTE END KOMEN!

"Lho, kenapa harus nggak  terima ketika
dia bahagia dengan pilihannya?."

-nino

"Lantas mengapa ku masih menaruh hati..."

Happy reading...
Hape you enjoy

-bukan jalan kita-

Gilang datang keruangan ayana membawa martabak pesanannya tadi, mulut ayana dipenuhi dengan martabak keju kesukaannya, bahkan ayana sampai lupa bahwa pacarnya ada dihadapan dirinya.

"Kasian banget gue, diabaikan demi martabak 20 ribuan"batin gilang nelangsa

Ayana makan martabak dengan seksama, setiap gigitannya membuat dirinya ingin mencoba lagi dan lagi. Tak sadar dibagian sudut bibirnya ada keju yang menempel, tangan gilang terulur untuk menyingkirkan keju yang merusak pemandangan itu, jari tangannya mengusap keju tersebut dan membawanya kedalam mulut nya sendiri.

"Makannya be aja dong, aku gak suka kok jadi gak bakal minta"kata gilang

Ayana mengangguk tapi tangan dan mulutnya masih dipenuhi dengan martabak"kalau dikasih pilihan, pilih aku atau martabak?"tanya gilang

Ayana menghentikan kunyahannya"martabak"jawab ayana, gilang kira ayana akan memilih dirinya.

Ayana menyadari perubahan wajah gilang"kan kalo kamu bukan pilihan, martabak emang makanan yang aku suka, tapi kamu jauh lebih aku suka"

Blushhh...

Pipi dan telinga gilang memerah, sejak kapan ayana pintar memainkan hatinya, liat saja ayana, nanti akan gilang balas.

"Gilang pake blush on?"(gimana tulisannya? Gua gatau)

Gilang mengeleng"enak aja!emang gu--aku banci"

Ayana menatap gilang"jangan dipaksa kalau emang belum terbiasa lang"

Gilang mengangguk"makanya bantuin sayang..."

Kini gantian, pipi ayana lah yang memerah, kenapa lemah banget sih dipanggil sayang?

Gilang terkekeh"dah makan lagi, pipinya makin gemes aja"

Gilang menuntun ayana kedalam kamar mandi, sejak kemarin ayana meminta memakai tongkat saja daripada kursi roda, dokter pun setuju karna kaki ayana sudah mulai membaik walau belum sepenuhnya.

Gilang membawa ayana keatas brankarnya lagi, ayana tak henti hentinya menatap gilang, masih belum percaya, gilang mengajak nya pacaran.

"Tatapan matanya ke aku terus ya, aku suka"kata gilang tiba tiba, ayana memutuskan kontak matanya, menatap kearah lain.

"Jangan lirik cowok lain"perintah gilang

"Kenapa?"tanya gilang

"Karna aku bakal cemburu"

"Kenapa cemburu?"tanya ayana memancing

"Karna dia cowok, udah ah aku sensitip bahas cowok laen"

BJK REVISITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang