Xiao Zhan mahasiswa jurusan desain komunikasi visual yang suka ketenangan dan kebersihan merasa risih dengan tetangga yang ada di sebelah kost-nya,
Wang Yibo, mahasiswa jurusan seni tari yang selalu berisik tanpa mengenal waktu.
Banyak kejadian ri...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"KYAAA!"
Teriakan seorang gadis membuat seluruh penghuni yang ada di lantai 8 Lotus Park secara bersamaan membuka pintu dan memunculkan kepala untuk melihat si pemilik suara tersebut.
Gadis ramping berambut panjang kecoklatan sedang menutup wajahnya dengan kedua tangan karena terkejut dengan penampilan Zuo Cheng yang hanya memakai singlet dan celana pendek kesukaannya. Gadis yang sama yang dahulu pernah ke apartemen ini untuk mencari Haikuan. Gadis yang dipanggil dengan nama Estelle.
"Hei, kau ini sedikit-sedikit teriak! Apa tidak bisa lebih tenang?!" sembur Zuo Cheng terkejut. Ia baru saja membuka pintu apartemennya, hendak keluar membuang sampah, saat tanpa sengaja langsung berpas-pasan dengan Estelle yang langsung berteriak saat melihatnya.
Tertarik dengan kedatangan gadis itu ke apartemen mereka yang kedua kali, Xiao Zhan, Jili, Yubin menghampirinya yang berdiri di depan kamar Zuo Cheng. Hanya segitu penghuni yang ada, sementara yang lain belum pulang dari kerjaannya.
"Ngg... kau ini Es... Es ..." Jili menoleh pada yang lain karena lupa dengan nama gadis itu.
"Estelle!" Yubin menjawab
"Benar, kau ini Estelle teman Kuan ge, bukan?" seru Jili.
Estelle mengangguk, masih menutupi wajahnya.
Xiao Zhan menoleh pada Zuo Cheng, "Acheng, pakai dulu bajumu. Dia malu!" ucapnya. "Kau ini suka sekali keluar dengan penampilan itu sih... kalau pasienmu melihatnya, mereka akan meragukan kalau kau ini dokter, ckckck." Xiao Zhan menggeleng kepala tak percaya.
Ditegur begitu, Zuo Cheng melihat penampilan dirinya. "Memangnya salah? Aku tidak tahan panas soalnya."
"Salah!" seru ketiga temannya bersamaan.
"Sekarang ada gadis di depanmu, tentu saja kau harus lebih sopan. Ganti baju sana!" Nada Xiao Zhan memerintah.
Zuo Cheng menatap ketiga temannya sesaat lalu kepada Estelle yang masih menyembunyikan wajahnya. Akhirnya ia memutuskan masuk kembali ke apartemennya untuk berpakaian lebih sopan.
"Nah, nona, sudah bisa buka matamu sekarang." beritahu Xiao Zhan
Untuk meyakinkan dirinya, Estelle mengintip dulu melalui sela jarinya. Ketika dilihatnya bahwa Zuo Cheng sudah tidak ada, ia bisa bernafas lega sambil menurunkan tangannya.
"Kau ada perlu apa ke sini?" tanya Jili
"Aku datang bertamu, membawakan titipan ibuku untuk Kuan ge." Jawab Estelle sambil menunjukkan paper bag yang diraihnya dari lantai karena sempat terjatuh tadi. "Apa Kuan ge ada?" ia mengamati sekelilingnya, mencari-cari.
Xiao Zhan, Yubin dan Jili saling melirik dengan sorot mata penuh tanya antara satu sama lain. Teriakan Estelle yang melengking seharusnya membuat Haikuan juga turut keluar untuk melihat. Tapi kenyataan bahwa pria itu tidak ada di tengah mereka saat ini, serta pintu apartemen miliknya masih tertutup rapat, kemungkinan Haikuan tidak ada.