P A R T X

1.4K 108 7
                                    

" Belom tentu mau sama lo pada " ujar kakak kelas yang tiba-tiba lewat.

" Apa apaan ini?!. kenapa kalian masih disini? " ucap Bu Darti yang tiba-tiba mengagetkan seisi kelas.

Kemudian Sandrinna mengambil kulit pisang dan membuangnya ketempat sampah. Sambil berjalan ia menggerutu.

" Dasar nih kulit pisang, tapi kenapa malah Ari yang nolongin gue, berharap si Rey, tapi gak papa deh dari pada aku bisa mati konyol, malu parah!! " batin Sandrinna.

Pelajaran berlangsung dengan tenang karena ada Bu Darti.

***

Istirahat pun tiba.

Sandrinna duduk di bangku sambil ngelihatin taman, dan Sandrinna pun mengambil novel yang berada di dalam tasnya. Waktu Sandrinna mengambil novelnya didalamnya terdapat setangkai bunga mawar putih. Sandrinna pun kaget.

" Dari siapa ini, kenapa ada didalam novelku, aku mencari-cari siapa tahu ada tanda pengenalnya. Ternyata tidak ada. Aku begitu penasaran. Bunga ini sangat cantik dan wangi aku berfikir ini dari Rey. Tapi masa iya, ah tidak mungkin. " batin Sandrinna.

Sandrinna pun terus memperhatikan bunga mawar putih ini,tanpa disadari ada bayangan cowok di depannya dan seolah-olah dia mencoba melindunginya dari sengatan matahari. Saat Sandrinna melihat wajahnya, Sandrinna melihat mata Rey ada disitu.

" Kamu lagi ngapain San? " Tanya Rey dan tetap berdiri seperti itu.

" Aku lagi baca novel aja. " jawab Sandrinna. Sandrinna berusaha menyembunyikan bunga itu di dalam tas nya.

" Kamu ngapain kaya gitu, kamu gak capek berdiri disitu? " tanya Sandrinna.

" Aku Cuma mau nglindungin kamu.. " jawab Rey santai . " aku gak mau kamu keringetan tuh gara-gara kepanasan. " sambung Rey.

" Masa sih? " ucap Sandrinna sambil mengelap dahi nya yang ternyata ada keringat.

" Tuh kan " ucap Rey

" Kalo kaya gitu kamu nanti yang kepanasan.. " kata Sandrinna kepada Rey.

Kemudian Sandrinna menarik tangan Rey menuju tempat duduk yang sedikit teduh. Lalu Sandrinna duduk disitu bersama Rey . Rey menemani Sandrinna membaca novel sampai terdengar bunyi bel masuk.

***

" Kayaknya ini waktu yang tepat deh buat aku ngejawab permintaannya kemaren. Entah kenapa aku pengen lebih dekat aja sama si Rey. Mungkin dia emang Jodoh dari Allah yang dikasih ke aku. " batin Sandrinna.

" Rey... "

" Ya? "

" Permintaan kamu waktu itu masih berlaku? " tanya Sandrinna

" Yang…. " belum sempat menyelesaikan ucapanya. Ada seseorang cewek yang langsung menyambar perkataan Rey.

" Reyy!! " ucap cewek itu yang sedikit rada sok manis sambil menyeret tangan Rey dan itu membuat Rey langsung berdiri dari tempat duduknya.

Rey pun langsung melihat Sandrinna, entah apa maksudnya.

" Via, ada apa sih? " ucap Rey pada Via sedikit kesal.

Kisah Kasih REYSAN [REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang