"Kriingg..."
Bel istirahat berbunyi, menandakan semua siswa dan siswi memulai melakukan kegiatan yang sangat menyenangkan, apalagi kalau bukan jajan ke kantin. sama hal nya dengan Zero dan ketiga antek-antek yang setiasa bersama nya.
"Hhuuhh... capek juga habis jadi orang pintar" ucap nya sambil mengibaskan rambut nya kebelakang, hal itu membuat Bobi yang sedang meminum es cekek kesukaan nya menatap iba terhadap kehaluan teman nya itu.
"Akhirnya gue bisa bebas, dari pelajaran pak kumis,sumpah itu pak kumis ngasih ulangan gak tangung tanggung!" ocehan nya juga disetujui oleh kedua teman nya beda hal nya dengan Zero yang terlihat biasa saja dengan ujian tadi, walaupun cuman melihat sekilas buku ia sudah dapat memahami nya dengan mudah.
"Benar banget tuh, soal boleh lima, tapi tuh soal beranak Pinak tau gak, puyeng pala gue!!"
*****
"Hell, kantin yuk, gue laper banget"
"Yok" jawab nya sambil mengandeng lengan kedua sahabat nya dan bergegas ke kantin sekolah, setiba dikantin mereka langsung mencari tempat duduk, karena semua bangku sudah terisi penuh oleh siswa yang juga berbelanja.
"yahh, kita duduk dimana? rame lagi"
"Nah kalau disana gimana, kosong tuh" tunjuk Arumi
"Nah,iya tuh kosong ayok hel" Arumi,dan Eriska mulai pergi ke tempat duduk,sedangkan Rachel masih diam ditempat.
"Sumpah, itukan zero,orang yang ditoilet tadi pagi, mati gue kenapa sih harus duduk disebelah meja tu orang, mana gue belum minta maaf lagi soal yang tadi pagi" (Batin Rachel) Detak jantung Rachel pun mulai tidak beres ,melihat Rachel dalam posisi yg sama Eriska pun meneriaki teman nya itu.
"HEL, AYOK SINI!! KOK MALAH DIAM SIH"
"e-eh iya "
"Hel Lo kenapa kok diam gitu tadi" sesampai disana Rachel langsung mengambil tempat duduk di tepi agar tidak terlihat oleh zero.
"Hah,g-gue gak papa "
"Yaudah deh mau pesan apa? biar gue yang pesanin" tanya Eriska sambil berdiri dari bangkunya.
"Gue mau bakso, minumnya air putih aja" Ucap Arumi dan dianggukan oleh Eriska.
"Hel lo mau apa?"
"Gue mau mie ayam aja, banyakin ayam nya terus minumnya white water okey" ucap Rachel sambil mengacungkan jempol nya.
"Okey"
*****
Lain halnya Dengan zero dan teman-teman nya yang asik dengan obrolan mereka sambil sesekali bercandang ataupun mengoda cewek lain, khususnya Akmal.
"Eh, kalian mau makan apa biar Bobi yang traktir " ujar Akmal sambil melihatkan menu makan ke hadapan ketiga sahabatnya.
"Kok gue, gila lo mana ada uang gue untuk traktir kalian semua! auto kere gue, gak ada!!"
"Yaelah pelit amat lo, cepatan mau makan apa?"
"Gue mau nasi goreng"
"Oke , Iska nasi goreng, Bob lo apa?"
"Gue biasa, bakso beranak 1 terus minumnya es cekek rasa markisah!" ucapan Bobi yang membuat Akmal ketawa
"Hhhhh, sumpah porsi lo gede amat sampai tuh bakso lo pesan yang harusnya untuk 5 orang cukup untuk lo doang, hahaha"
"Diam deh lo, iri bilang"
KAMU SEDANG MEMBACA
ALZERO (END)
FanfictionBagaimana jadinya jika kedua orang yang saling bertolak belakang, harus dijodohkan oleh orang tua mereka karena sebuah perjanjian konyol dari keduanya "ALZERO PRATAMA ADITYA " Cowok dingin yang harus menerima perjodohan karena perjanjian konyol or...
