Happy Reading
Satu minggu kemudian
Sakura hanya mampu menunuduk sedih, sebisa mungkin ia menahan air matanya yang hendak mengalir. Namun pada akhirnya, cairan bening tersebut berhasil lolos dari manik indahnya.
Hatinya belum rela ditinggalkan oleh sosok seorang gadis yang sudah ia anggap kakak.
Yap, tepat di pagi yang cerah ini, keluarga Gremory memutuskan untuk pulang ke Korea. Bahkan pesawat yang mengangkut keluarga tersebut sudah mengudara beberapa menit yang lalu.
Hati Sakura semakin perih kala mengingat Koneko yang sempat menangis sebelum memasuki pesawat, apalagi kala mengingat Koneko yang enggan melepas pelukan perpesihan dengan dirinya.
Meski hanya sebentar, namun kehadiran Rias dan Koneko sangat berarti baginya.
Di sisi lain Naruko juga menangis di pelukan Kushina, gadis pirang tersebut juga sedih karena harus berpisah lagi dengan Rias.
Bahkan ia sempat meminta ayahnya untuk menutup cabang perusahaanya yang berada di Korea.
Bukan tanpa alasan ia meminta hal tersebut, itu semua ia lakukan agar ayah Rias tidak perlu repot-repot mengurus cabang perusahaan tersebut.
Dengan kata lain, secara tidak langsung ia ingin keluarga Gremory tetap tinggal di Jepang. Khususnya Rias.
Sebab jika ada Rias, ia merasa hidupnya semakin seru. Karena ia memiliki partner untuk menjahili orang-orang disekitarnya.
Sementara itu hal yang sangat berbeda terjadi pada Menma. Bukannya merasa sedih setelah berpisah dengan keluarga Gremory yang notabenenya sudah dianggap saudara oleh keluarganya, justru ia merasa senang.
Ia benar-benar frustasi dalam beberapa minggu ini. Tentu saja itu semua karena ulah Rias dan Naruko.
Jadi dengan kembalinya Rias ke Korea, itu artinya ia hanya memiliki satu musuh. Dan ia pikir, ia masih mampu menghadapi Naruko sendirian.
Beda halnya jika Naruko melakukan combo dengan Rias, ia selalu kena mental kala kedua gadis jelmaan iblis tersebut membully nya habis-habisan.
Rasanya hidupnya mulai sedikit aman karena salah satu gadis yang sering membuatnya kesal sudah kembali ke habitatnya
Iya sedikit, hanya sedikit. Sebab si setan kuning masih berkeliaran di sekitarnya.
♥
♥
♥
"Sudahlah, mereka kan sudah janji bakalan ke sini lagi."
Sakura sama sekali tidak menggubris ucapan Naruto, ia hanya menunduk sembari mengatur nafasnya karena sesenggukan.
Di sisi lain Naruto hanya menghela nafas. Jika sudah seperti ini, sepertinya ia membutuhkan usaha ekstra untuk menghibur Sakura.
Ia tau betul dengan Sakura, tunangannya itu terkenal paling anti nangis. Jadi jika air mata Sakura sudah menetes, itu artinya batin gadis tersebut benar-benar terguncang.
Maka dari itu, untuk saat ini ia akan membiarkan Sakura menumpahkan segala emosinya.
Selain itu ia juga paham dengan keadaan Sakura, karena ia juga merasakan hal yang hampir serupa dengan Sakura.
![Insta Life [NaruSaku]](https://img.wattpad.com/cover/265950571-64-k591821.jpg)