Jadilah pembaca yang bijak
Cerita ini hasil pemikiran saya sendiri bukan hasil novel terjemahan.
William Aderson adalah seorang CEO muda tampan dan kaya raya yang terkenal didunia gelapnya. William yang kejam dan egois penuh dengan obsesi lebih mem...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
HAPPY READING... - - - -
VOTE★!
Libur akhir tahun menyambut hari Natal dan tahun baru segera tiba. Griselia sedang menyiapkan bahan ujian akhir tahunnya, Segala materi sudah dipelajarinya.
William sudah mengingatkannya untuk menjaga pola tidur dan pola makannya.
Griselia sedang berjalan dilorong kampus dengan buku ditangannya. Hari ini adalah hari ujian terakhirnya. Griselia ingin mendapatkan hasil yang memuaskan agar dapat menyenangkan William. Setelah sampai ditempat duduknya, dia kembali mempelajari materi itu Sampai dosen datang dan memulai ujiannya.
Griselia berjalan kearah gerbang universitas untuk menemui sopir yang akan menjemputnya. Griselia melihat Lucas yang berpapasan dengannya, Griselia menduga kalau. Lucas memiliki jadwal yang berbeda dengannya, pantas saja dia tidak pernah bertemu dengan Lucas selama ini.
"Kak Lucas, sudah lama kita tidak jumpa" sapa Griselia saat Lucas akan melewatinya
"Eh Clarisa, iya Minggu lalu kakak pergi ke Indonesia, Minggu ini juga jadwal kelas kakak itu siang, makanya kita jarang jumpa."
"Oh ya Indonesia"
"Ya coba saja liburan akhir tahun ini kau kesana, pasti kau akan menyukainya"
"Aku akan menanyakan William nanti"
"Oh ya Cla, dimana keluargamu? saat acara pertunangan mu kemaren, aku tidak melihat keluargamu"
"William bilang keluargaku sudah tiada"
"Owh ya, itukan William yang mengatakannya, dan kau percaya?"
"Aku mempercayai William. Saat aku membuka mata dari rumah sakit, aku hanya melihat William disana. Dan aku di diagnosis amnesia. William bercerita seluruh latar belakangaku dan statusku."
"Jangan terlalu percaya pada seseorang karena hidup ini penuh dengan orang palsu, dan Jangan terlalu bergantung pada kata-kata siapa pun; jangan pernah menyerahkan dirimu terlalu banyak pada otoritas apa pun. Kamu tidak pernah tahu apakah kata-kata mereka memiliki arti." Griselia yang mendengarnya terdiam. Entah mengapa dia merasa kata kata ini memiliki banyak arti untuknya.
"Maksudmu" tanya Griselia
"Pikirkan sendiri, kelasku akan dimulai" ucap Lucas langsung berjalan meninggalkan Griselia yang masih terdiam.
'sialan kau William, ternyata selama ini kau mencuci otaknya dengan informasi palsumu.'
****
Griselia masih memikirkan perkataan Lucas di universitas tadi.
"Sudahlah Cla, hapus semua pikiran burukmu tentang William. Selama ini William tidak memiliki niat buruk padamu, kau harus mempercayai nya, kalau pun William ingin melakukan sesuatu padamu, kenapa tidak dari dulu saja"