Jadilah pembaca yang bijak
Cerita ini hasil pemikiran saya sendiri bukan hasil novel terjemahan.
William Aderson adalah seorang CEO muda tampan dan kaya raya yang terkenal didunia gelapnya. William yang kejam dan egois penuh dengan obsesi lebih mem...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
HAPPY READING - - - -
VOTE★!
Rumah tangga William dan Griselia sudah mau jalan 12 tahun. Mereka sudah memiliki 2 anak yang bernama willard dan Clarisa. Masih ingat kan dulu alasan William menitipkan nama Clarisa pada Griselia. Tak disangka nama itu diberikan mereka pada anak kedua nya yang berjenis kelamin perempuan.
Tapi siapa sangka Clarisa lahir tidak dalam keadaan baik-baik saja. Saat Clarisa masih berumur 8 bulan dikandungan Griselia, Griselia mengalami kecelakaan membuat Clarisa harus lahir dalam keadaan prematur.
Clarisa yang masih bayi harus dirawat dirumah sakit mengingat kondisinya yang tidak baik-baik saja. Dokter mendiagnosa Clarisa mengidam penyakit jantung
Patent ductus arteriosus (PDA) adalah kondisi ketika pembuluh darah yang menghubungkan aorta dan arteri paru tetap terbuka setelah bayi lahir. PDA merupakan jenis kelainan jantung bawaan yang biasanya dialami oleh bayi prematur
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tidak jarang Clarisa keluar masuk rumah sakit. Clarisa sudah menganggap rumah sakit adalah rumah keduanya.
Seperti saat ini, William sudah mengingatkan putrinya itu untuk tidak terlalu kelelahan saat pelajaran olahraga, tapi tetap saja anaknya itu keras kepala membuat anaknya itu pingsan dan berakhir di rumah sakit.
"Makanya jangan keras kepala dibilangin, enak masuk sini lagi?" Ucap William pada Clarisa
"Clarisa juga nggak mau masuk sini, ini juga jantung lemah banget sih"
Griselia yang berada disebelah William mendengar ucapan Clarisa pun merasa bersalah. Jika saja dia bisa menjaga kandungannya, putrinya pasti bisa bebas melakukan hal-hal yang dia sukai sampai dia merasa lelah tanpa mengharuskan dia kerumah sakit.
Clarisa yang tau reaksi mamanya mulai murung pun langsung berusaha mencairkan suasana tidak ingin membuat mamanya itu merasa bersalah.