SEBELAS

15.5K 638 6
                                        

HAPPY READING

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

HAPPY READING...
-
-
-
-


VOTE★!

"ngapain lelaki tadi?" Tanya William yang sedang mengemudi memecah keheningan didalam mobil.

"Lucas?, dia hanya menawarkan ku untuk mengantarkan ku pulang"

"Ingat jangan pernah mengiyakan ajakan seseorang apalagi itu lelaki atau per-"

"Perut ku jadi balon, aku bahkan sampai mengingat kata-kata itu"cibir Griselia yang bosan mendengar peringatan William

"William bukankah tadi kau bilang kalau kau sibuk, lalu kenapa kau bisa menjemputku sekarang?"tanya Griselia

"Kau tidak suka aku menjemputmu, kenapa, kau merasa terganggu karena aku yang tiba-tiba datang mengajakmu pulang membuat perbincanganmu dengan si Lucas Lucas itu terganggu? "bukanya menjawab pertanyaan Griselia, William malah  memberikan pertanyaan kepada Griselia. Saat ini William masih menahan kesal melihat Griselia berbicara dengan lelaki.

"Bukan itu maksudku, aku hanya bertanya bukankah kau bilang tadi sibuk, lalu kenapa kau bisa menjemputku?"

"Rapat tadi dibatalkan"

"Tinggal jawab itu aja susah" cibir Griselia.

Suasana mobil itu kembali berubah menjadi hening. Griselia menyenderkan kepalanya ke kaca mobil disebelahnya dan menutup matanya, dia kembali mengingat pembicaraannya dengan sesorang yang bernama Lucas didepan gerbang universitasnya tadi

"Griselia" Griselia mendengar sebuah nama yang selama ini mengusik pikirannya, dia menoleh kesamping mengalihkan pandangannya dari handpone yang dia pegang. Griselia melihat seorang lelaki yang tampan sedang melihatnya dengan tatapan yang sulit diartikan. Griselia mengalihkan pandangannya keseluruh arah mencari orang yang dipanggilnya. Tapi hanya dia dan lelaki itu yang berada disitu.

"Kau berbicara dengan ku" tanya Griselia dengan menunjuk dirinya. Lelaki itu menganggukan kepalanya

"Tapi namaku bukan Griselia" lanjut Griselia.

"Namaku Clarisa Anastasya" ucap Griselia sambil menjulurkan tangannya. Lelaki itu menggarut kepalanya merasa malu karena salah orang.

"Namaku Lucas Valentino" ucap Lucas sambil membalas uluran tangan Griselia

"Maaf aku salah orang ternyata" lanjut Lucas

"Tidak papa" ucap Griselia sambil melepaskan tautan tangan mereka.

"Kau belum pulang, aku bisa mengantarkanmu pulang" tawar Lucas

"Tidak perlu, aku sudah dijemput" tolak Griselia dengan lembut

"Kamu mahasiswi baru disini?" Tanya lucas

"Iya, kalau kamu?"

"Aku sudah memasuki semester 3" Griselia yang mendengar lelaki yang dihadapannya ini adalah kakak angkatannya merasa malu karena tidak menggunakan embel embel 'kak'

William's ObsessionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang