Jadilah pembaca yang bijak
Cerita ini hasil pemikiran saya sendiri bukan hasil novel terjemahan.
William Aderson adalah seorang CEO muda tampan dan kaya raya yang terkenal didunia gelapnya. William yang kejam dan egois penuh dengan obsesi lebih mem...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
HAPPY READING - - - -
katanya kemaren ada yang penasaran sama extra partnya gara-gara gak bisa download apk dream, jadi aku repost lagi dehhh
VOTE★!
"mamaa" teriak seorang anak lelaki sambil merentangkan tangan yang baru saja turun dari bis sekolah
Griselia berjongkok sambil merentangkan tangannya menangkap putranya yang berlari ke arahnya.
"Mama tadi disekolah asik banget belajarnya. Tadi Willard satu bangku sama cewek namanya vanilli cantik banget ma." Ucap Willard histeris yang berada di gendongan Griselia.
"Oh ya cantikan siapa, mama atau vanilli?"
"Cantikan mama dong"
Griselia berjalan kerumahnya bersama Willard yang berada digendongnya.
Setelah mengurus Willard untuk menganti pakaian, makan siang, dan keperluan lainnya, Griselia bersiap untuk pergi ke Cafe yang sudah dikembangkannya selama 5 tahun.
Rutinitas Griselia seperti biasa bangun pagi menyiapkan willard untuk kesekolah setelah willard pergi sekolah, Griselia akan merapikan rumahnya lalu bersiap untuk menunggu willard pulang sekolah di halte bis. Setelah menjemput willard dia akan bersiap untuk ke cafe nya.
Griselia melihat Willard yang sedang bermain handpone nya diruang tamu. Griselia tersenyum menatap bola mata hijau milik putranya yang mengingatkan Griselia akan seseorang.
"Kita berangkat sekarang?" Tanya Griselia yang diangguki Willard
Griselia menggandeng tangan putranya menaiki mobilnya. Karena hari sudah siang yang pasti cuaca panas, Griselia memutuskan untuk menggunakan mobil.
Untuk menempuh cafe itu, Griselia hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Hingga tidak lama kemudian, Mobil Griselia berhenti di parkiran cafe nya
FOLKATIVE'S CAFE
Cafe yang dikembangkan oleh Griselia selama 5 tahun. Griselia mengantarkan Willard kedalam ruangannya, lalu mengecek karyawannya yang sedang bekerja.
Merasa karyawannya bisa mengatasi pelanggan yang mampir ke dalam cafe, Griselia memasuki kembali ruangannya dimana willard sedang bermain handponenya.
Griselia Mencari data pengeluaran cafenya Minggu lalu di mejanya tapi tidak mendapatkannya.
"Mungkin tinggal di rumah" guman Griselia
"Udah deh mending kerjain yang lain aja"
Griselia pun memutuskan untuk membuat data pengeluaran Minggu ini, lalu akan disatukan dengan Minggu yang kemaren dirumah nanti sambil melirik putranya yang sedang tertawa kecil menatap layar hp membuat Griselia ikut tertawa.