TIGA PULUH EMPAT

10.6K 428 3
                                        

HAPPY READING----

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

HAPPY READING
-
-
-
-

VOTE★!

Griselia membuka matanya saat merasa mobil itu berhenti. Griselia menatap Lionel yang mengisyaratkan nya keluar.

Griselia menggoyakan badan Gladys dan Jesika yang masih tidur. Jesika dan Gladys masih mengumpulkan kesadarannya.

Griselia keluar terlebih dahulu dari pintu yang berada disebelahnya lalu diikuti oleh Gladys, dan Jesika dari pintu satunya.

Ke tiga gadis itu keluar dari mobil lalu menatap mansion yang berada ditengah hutan sama seperti mansion milik William. Mansion yang didominasi bewarna abu-abu dan putih yang ketat akan penjagaan.

Griselia berjalan memimpin Jesika dan Gladys. Lionel yang tadi pergi entah kemana langsung datang menghampiri 3 gadis itu.

"Maaf saya tadi meninggalkan kalian. Kalian bisa membersihkan diri kalian terlebih dahulu di kamar yang sudah kami siapkan. Mari ikut saya."

"Tadi kau bilang saudaraku ada bersama mu. Dimana dia sekarang?"

"Dia sedang bersama tuan mengurus sesuatu. Makanya saya menyuruh kalian untuk membersihkan badan dulu, kami akan menyiapkan makanan untuk kalian"

"Terima kasih"

"Sudah tugas saya"

.

Griselia meminta untuk satu kamar bersama Jesika dan Gladys dengan alasan tidak ingin merepotkan. Padahal Lionel sudah menyiapkan 3 kamar untuk mereka.

"Jesika apakah keluargamu tidak mencarimu selama kau hilang?"

"Keluarga? Aku tidak memilikinya"

"Maksudmu?"

"Orang tua ku meninggal saat aku berumur 7 tahun lalu Aku dibesarkan dipanti asuhan."

"Oh maaf"

"Gladys kau dimana keluargamu?" Tanya Griselia pada Gladys

"Nasib kami sama, hanya saja dia lebih beruntung karena bisa melihat keluarganya. tapi aku, tidak. Ayahku meninggal saat aku masih dikandungan ibuku dan ibuku meninggal saat aku baru dilahirkannya"

"Maaf. Tapi tenang saja kita keluarga sekarang" ucap Griselia menenangkan

.

Griselia, Jesika dan Gladys sedang berjalan menuju meja makan dimana sudah tersedia makanan yang tersusun rapi diatas sana, beserta Lionel yang berdiri di sisi meja makan mengawasi pelayan yang menata meja makan.

Lionel sama sekali belum mengetahui keberadaan 3 gadis itu yang sudah berada dibelakangnya. 3 gadis itu gugup ingin melangkah. Jesika menyengol baju Gladys yang berada disebelahnya. Gladys menggelengkan kepalanya tidak berani. Gladys dan Jesika menatap Griselia yang berada disebelah jesika dengan senyuman licik. Jesika berjalan kesebelah Griselia memposisikan Griselia berdiri ditengah.

William's ObsessionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang