Chapter 13 [ BAD GIRL ]

1.6K 165 23
                                        

Jangan lupa vote dulu yukk

Langsung ajee yeee biar kagak banyak cincong.

" Aku mencintaimu biarlah itu menjadi urusanku. Angel "

📍
Kelas XI Utama

Rey menatap Sandrinna dengan dalam. Mata birunya menusuk pada mata cokelat milik Sandrinna.

"Kenapa?" Tanya Sandrinna pelan karena sekarang sedang ada guru di depan.

"Cantik," Ceplos Rey yang membuat wajah Sandrinna memerah.

"Udah dari dulu," Pede Sandrinna yang membuat Rey mengangguk pasrah. Bisa-bisanya Sandrinna se PD itu, ya walaupun memang dia cantik.

"Oh iya kamu tahu gak persamaan kamu sama belati?" Tanya Rey yang semakin mendekat ke Sandrinna.

Sandrinna berpikir sebentar namun dia tetap menggelengkan kepala "Enggak tahu, emang apa?"

"Kalau belati itu senjata kesukaanku, kalau kamu kesayanganku," Bisik Rey pelan dengan senyum manis yang terukir di bibirnya.

Blushhh

Wajah Sandrinna yang baru saja tidak memerah kini sudah memerah kembali bahkan sangat merah karena gombalan dari Rey.

"Sekarang giliran aku," Ujar Sandrinna yang diangguki oleh Rey dengan antusias.

"Apa?"

"Apa persamaan kamu sama Jono?" Tanya Sandrinna yang membuat Rey menatap Jono teman sekelasnya.

"Ih enggak mau di samain sama orang jelek kek dia!" Rajuk Rey yang membuat Sandrinna terkekeh geli.

"Hanya perumpamaan Rey,"

Rey menaikkan satu alisnya seraya berpikir "Enggak tahu, lagian enggak ada sama nya," Jawab Rey songong.

"Ada dong, sama-sama Playboy,"

Rey melotot saat Sandrinna mengatakannya Playboy.

Darimana coba Playboy nya? Bahkan selama 1 tahun lamanya dia hanya cinta pada satu orang gadis yaitu Sandrinna, lalu dimana letak Playboy dalam dirinya?

Coba apa kalian setuju dengan perkataan Sandrinna?

"Mana ada, lagian aku cuma dekat sama kamu," Ujar Rey. Sandrinna tersenyum tipis lalu memalingkan wajahnya ke arah lain.

Entah apa yang sedang dia pikirkan, namun itu cukup membuat Rey kebingungan.

"SANDRINNA!"

"Eh iya Bu?" Kaget Sandrinna yang baru sadar kalau dirinya di panggil oleh guru yang mengajar.

"Kamu ya ngalamun terus, daripada ngalamun mendingan kamu lari di lapangan 10 kali!" Perintah Guru itu yang membuat Sandrinna menghela nafas.

"Kapan Bu?" Tanya Sandrinna malas.

"Tahun besok!"

BAD BOY [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang