Happy reading guyss
• R •
Rey mengerjapkan matanya berulang kali. Setelah mendapat ciuman dari Drinna dalam mimpinya, dia seperti terbangun secara paksa.
Rey memegang mata kanannya "Ada yang aneh," Gumamnya. Dengan segala rasa penasarannya, Rey berjalan menuju kaca yang ada di sudut kamarnya.
Betapa terkejutnya saat dia melihat jika mata kanannya sudah berubah menjadi warna biru safir dan mata kirinya berwarna merah darah.
Dia mengerjapkan matanya berharap bola matanya kembali seperti semula, namun sia-sia.
"Drinna, help me please!" Bisiknya panik.
"Ah sh!t"
Rey berjalan keluar kamarnya bertujuan ke kamar Aqeela, siapa tau Aqeela bisa menemukan jalan keluar untuk bola matanya itu.
"Baby girl," Panggil Rey yang langsung masuk ke dalam kamar Aqeela.
"Kak Rey?" Aqeela menoleh setelah mendengar pintu kamarnya terbuka. Dia menatap kedua bola mata Rey dan diam terpukau.
"Wow,"
"Baby girl, bantu kakak," Rengek Rey yang berjalan ke arah Aqeela. Rey mengangkat tubuh Aqeela dengan mudah lalu mendudukkan Aqeela di atas pahanya.
"Hahaha geli kak," Tawa Aqeela saat kedua hidung mereka bergesekan.
Aqeela menangkup wajah keras Rey lalu menatap mata yang menurutnya sangat indah itu.
"Sejak kapan kak?" Interogasi Aqeela sambil menyisir rambut kakaknya itu.
"Tadi setelah kakak bangun,"
Aqeela mengangguk paham "Boleh Aqeela cium?" Rey mengangguk pelan, bagaimana pun semua yang ada pada tubuh Rey adalah milik Aqeela dan juga jodohnya nanti.
Aqeela tersenyum manis lalu mendekatkan bibirnya ke mata kanan Rey. Di ciumnya mata itu dengan lembut seakan menyalurkan ketenangan pada mata itu.
Lalu berpindah ke mata sebelah kiri, Aqeela melakukan hal yang sama hingga akhirnya dia tersenyum puas karena itu ternyata memang bekerja.
"Done, King,"
Rey menaikkan satu alisnya lalu menatap cermin yang ada di depannya.
"You are the best, Queen "
Aqeela tersenyum puas lalu turun dari pangkuan Rey "Apa kakak bertemu Drinna selama ini?" Tanya Aqeela yang sebenarnya tahu semuanya.
"Kamu tahu baby girl?"
"Ya, ada iblis yang bilang ke Aqeela kalau dia lihat Drinna terus di samping kakak," Ujar Aqeela yang menyeruput susu kotak yang tersimpan di kulkas mini dalam kamarnya.
"Apa kakak udah ada rencana kedepannya?" Tanya Aqeela lagi.
Rey menggeleng pelan, karena jujur dia saja masih ragu apakah bisa melawan Lucifer.
"Kakak...."
Aqeela menatap Rey dengan serius "Lucifer hampir datang, kak,"
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD BOY [ON GOING]
Fiksi RemajaKini bukan hanya kisah tentang Bad Boy biasa, bukan Bad Boy yang hanya menguasai SMA PELITA JAYA. Tetapi Bad Boy yang sudah berhasil menguasai berbagai negara di Dunia. Dewantara Rey Althan bersama sang adik Almeyda Aqeela Althan. Kini mereka kembal...
![BAD BOY [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/280596983-64-k565768.jpg)