Jangan lupa vote terlebih dahulu kawan.
"Ini akhir dendam gue, akhir kisah dan cinta gue."
- Selamat membaca -
📍
Tidak ada suara lagi setelah Rey memberitahu siapa dalang dari pembunuhan Kedua orangtua Gema.
Bahkan Gema hanya menatap tak percaya ke arah orang yang menjadi tangan kanan di Gengsternya itu.
"Apa itu benar?" Tanya Gema dengan suara rendah.
Suara itu membuat orang yang menjadi tangan kanan Dead Blood cukup terkejut.
"JAWAB GUE BANGSAT!" Bentak Gema yang menendang perut orang itu.
Bughh
"Awss," Rintih orang itu yang sudah memuntahkan darah segar.
"Bu-bukan Om, Gema," Rintih Reno, Om Gema.
"BASTRAD!" Teriak Gema yang menodongkan Pistolnya ke arah kepala Reno.
Reno panas dingin, di tambah sakit yang menjalar di tubuhnya.
"Selamat tinggal, Benalu!" Pekik Gema.
Dorr...
Gema menundukkan kepalanya, menahan sesak di dadanya. Dia sekarang tidak memiliki siapapun lagi, karena selama ini yang menemaninya hanya Reno.
"Lo harus sadar Gem, Lo enggak sendirian, masih ada kita," Bisik Rey yang sudah ada di depan Gema.
"Lo ingat kan, kita udah sahabatan dari lama, kita hadapi semuanya bareng-bareng, apa Lo mau hancurkan semuanya hanya karena dendam ini?" Lanjut Rey.
Jefan, Rassya dan Sandrinna menatap kedua sahabat itu dengan tatapan sedih.
"Kita semua selalu ada buat Lo, jadi jangan merasa sendiri," Ujar Rassya yang menompang tubuh Jefan.
Gema tersenyum sinis "Semuanya sudah terlambat, dendam ini bukan cuma karena kematian kedua orang tua gue, tapi juga karena gadis yang gue cintai," Ujar Gema yang menatap Rey.
"Apa maksud Lo? Siapa gadis itu?" Tanya Rassya tak paham.
"Lo serius tanya itu?" Tanya Gema balik.
Rey menaruh tangannya di belakang dan memberikan kode untuk Clay dan Remond.
Seakan mengerti kode yang di berikan oleh Rey, keduanya langsung pergi darisana.
"Kalian tahu bukan kenapa gue sangat anti dengan gadis manapun?"
"Karena Lo belum bisa lupain masa lalu Lo," Jawab Jefan.
"Alright," Gema tersenyum manis lalu memainkan pisau lipat di tangannya.
"Kalian ingin lihat gadis yang sangat gue cintai bukan?" Tanya Gema.
Mereka mengangguk cepat "Hahaha," Tawa Gema menggelegar di penjuru ruangan.
Gema mulai mendekat kembali ke Aqeela yang masih asik pingsan.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD BOY [ON GOING]
Novela JuvenilKini bukan hanya kisah tentang Bad Boy biasa, bukan Bad Boy yang hanya menguasai SMA PELITA JAYA. Tetapi Bad Boy yang sudah berhasil menguasai berbagai negara di Dunia. Dewantara Rey Althan bersama sang adik Almeyda Aqeela Althan. Kini mereka kembal...
![BAD BOY [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/280596983-64-k565768.jpg)