chapter 6 : Hmmm.....

4 0 0
                                        

English translation of this chapter is available below. Please scroll down for the English version. Thank you! <3 from tricxo


Pagi hari yang cerah dan udara segar. Berada di depan pintu kelas, aku mempersiapkan mental untuk kelas neraka ini!

"Ayolah, Ana, kau pasti bisa!" Aku mulai membuka pintu dan melihat kelas kosong? Ke mana mereka?

"Halo? Luv? May? Asoka? Ami??? Ke mana mereka????" Aku melihat sekeliling kelas. "Halo?" Kosong. Apakah mereka di luar? Sebaiknya aku membuka jendela lebar-lebar d—

"SELAMAT DATANG, IBU ANA!!!!" Tiba-tiba suara keras dari keempat murid itu terdengar bersamaan dari belakang, membuatku terkejut dan... eh? Mengapa penglihatanku... gelap?

Teriakan Asoka yang terkejut, "WAH!!!!! IBU ANA!!!!!!" Tubuhku telah memasuki semak-semak di luar jendela. "UUUUUHHHHHHMMMMMM!!!!!" Aku mulai menggerakkan badanku. Kaki menyangkut di jendela, tangan tidak bertenaga, dan muka tertanam di tanah. Bisa dibilang aku tersangkut dalam posisi memalukan...

"K-KARENA ASOKA!!! BU ANA!!!" "OI! TENANG, ASOKA!!!"

Aku hanya bisa mendengar kepanikan di kelas, terutama Asoka, tetapi dihentikan oleh Ami. Ugh... pasti bakal lama bagi mereka untuk menyelamatkanku!!!!

"TENANG, MANUSIA! AKU VLAD TH—EH? JANGAN KABUR, MAY!!!!" Luv sepertinya mengejar May? Memangnya kenapa dengannya? Ugh... sepertinya aku akan lama sekali di sin—NI????? Badanku terangkat dan penyelamatku ternyata May???


Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Tumben dia seperti—I-IIIII????? Tiba-tiba aku dijatuhkan lagi. "UUUUUHHHHMMMMM!!!!!" "HAHAHAHHAHAH."

"UUUUUUHHHHHMMMMMM!!!!! (MMAAAAAYYYYYYYY!)"

"May,benar kamu seharusnya tidak seperti itu." Badanku diangkat seperti semulaoleh Ami. Tidak menyangka pahlawan dari semua ini adalah p— "Kalau Bu Anatidak selamat, bagaimana dengan kenikmatanku?????" 

 Tidak menyangka pahlawan dari semua ini adalah p— "Kalau Bu Anatidak selamat, bagaimana dengan kenikmatanku?????" 

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Oke, Ami bukan pahlawan, melainkan sampah. "Oh? Bu Ana melihatku seperti sampah????? Oh! Rasa ini sangat!!! Nikmat!!! AHHH!!!" Ami merinding sambil memeluk dirinya bagaikan kebahagiaan yang paling ia rasakan, membuat penampilannya sangat menjijikan.

My flower hemlockCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang