- Happy birthday

491 98 17
                                        

JENDRA mendorong kecil bahu munggil milik Jasmin, memasuki kost yang kini ditinggali oleh dirinya.

Dua insan lainnya yang kebetulan ada di ruang tamu dengan balon di tangan mereka masing-masing sontak memiringkan kepalanya bingung ketika melihat sosok asing bediri di hadapan mereka saat ini.

"Siapa?" tanya Tata, kakak sepupu Jendra, pada Jasmin.

Jasmin tersenyum canggung, sebelum akhirnya menarik Jendra yang masih ada di belakangnya, meminta bantuan pada lelaki itu.

"Ini temen gue, namanya Jasmin." jelas Jendra pada akhirnya.

"Oalah," Tata membulatkan bibirnya. "Halo, salam kenal. Nama aku Tata, aku kakak sepupunya Jendra."

Jasmin menyambut uluran tangan Tata dan turut membalas, "Halo kak, namaku Jasmin."

"Bang, kenalan dulu." pinta Jendra pada Jevan.

"Oh iya, gue Jevan. Panggil apa aja terserah lo."

"Jasmin kak."

"Oke salam kenal Jasmin," sahut Jevan pelan. "Tapi ini harusnya kita surprise gak sih Ta?"

"Sumpah! Lo kenapa dateng sekarang sih?!" ucap Tata panik, kemudian melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda-menyiapkan pesta kecil untuk merayakan ulang tahun Jendra.

Jasmin kini kembali menarik lengan baju Jendra. Lelaki itu menurunkan bahunya sedikit agar Jasmin bisa berbisik pada telinganya.

"Kamu kenapa bawa aku kesini? Aku jadinya gak enak tau?"

"Emang kenapa? Kan kemarin janjinya lo mau ikut ke mana aja gue pergi?"

"Iya aku kira kemana gitu, kalau tau begini mah aku gak ikut. Malu tau."

"Ngapain malu? Cuma ada teteh gue sama bang Jepan doang kok," kata Jendra sebelum akhirnya ia kembali menegakan tubuhnya. "Gausah cemberut, abis ini kita makan kue enak. Lo pasti suka deh."

"Rasa apa?"

"Cokelat lemon gitu, enak pokoknya. Setiap tahun kue ulang tahun gue ini."

Jasmin langsung melebarkan senyumnya. "Oke. Gak jadi marah karena kue enak."

Jendra menjitak kepala Jasmin pelan, kemudian menghampiri Tata dan Jevan untuk membantu menyiapkan acara ulang tahunnya.

Setelah semuanya sudah siap, Tata menyalakan lilin diatas kue ulang tahun Jendra.

"Nyanyi gak?" tanya Jevan.

"Nyanyi lah, emang ada orang ngerayain ulang tahun tapi gak dinyanyiin selamat ulang tahun?" jawab Jendra sewot.

Tata, Jevan dan Jasmin sontak menepuk tangan mereka dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun seperti yang di minta oleh Jendra. Setelah lagu selesai, Jendra menutup matanya untuk sejenak, membuat permintaan, selanjutnya meniup lilin yang ada diatas kue hingga padam.

"Selamat ulang tahun adek kesayangan, soalnya lo doang adek gue." ujar Tata seraya memeluk Jendra dan mencium pipinya sekilas.

"Happy birthday, bro." kemudian disusul oleh Jevan yang mengucapkan selamat ulang tahun pada Jendra.

Jasmin juga turut mengucapkan pada Jendra. "Selamat ulang tahun, aku belum kenal kamu banget sih tapi ya pokoknya semoga bisa jadi lebih baik dari diri kamu sebelumnya."

"Aamiin." balas Jendra tulus. "Teh, kue boleh langsung di potong?"

"Gak mau foto dulu?"

"Teteh mau foto?"

[PROSES REVISI] JanganCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang