02

35.5K 3.7K 353
                                        

"Tem, lo ga pergi kan? Ini gue dibiarin gini aja gitu? Katanya lo bakal bimbing gue. Kok lo diem aja?" Natha terlihat seperti orang gila sungguhan karena berbicara sendiri.

'Tuan, sebaiknya tuan tanyakan apa yang ingin tuan ketahui. Saya akan menjawabnya'

"Siapa nama lo?"

'Tuan, itu pertanyaan yang tidak berbobot. Tanyakanlah hal yang berguna tuan.'

Natha memitar malas kedua bola matanya. "Tadi yang nyuruh gue nanya siapa? Giliran gue nanya malah kek gitu njir. Lo mau dipecat jadi pembimbing gue?"

'Tidak tuan, maafkan saya. Saya tidak memiliki nama, silahkan tuan beri saya nama.'

"Yaudah lah, gapenting juga. Btw kenapa gue bisa ada disini? Ini dunia belahan mana? Soalnya kalo di Indonesia, ga mungkin banget ada kali yang airnya sejernih ini. Comberan deket rumah gue aja isinya sampah, apalagi kali. Tai semua keknya"

'Ini di dunia novel tuan, lebih tepatnya novel yang berjudul Love Story. Tuan bisa berada disini karena tuan mengatakan bahwa novel ini pasaran, padahal tidak'

Natha terperangah mendengar penjelasan suara asing tadi. Apa katanya? Dunia novel? Novel Love Story? Tidak pasaran?

"Bangsat! Novel ini tuh emang pasaran, pemeran utama ceweknya menye-menye, antagonisnya bodoh naudzubillah, belom lagi keluarganya gaada adab. Bukan pasaran kata lo? Gila njir." Natha tidak habis pikir. Menurutnya novel yang ia baca itu sangat, sangat, sangat pasaran. Dimana letak tidak pasarannya?

'Tuan, tidak perlu mengoceh. Sebaiknya tuan memperbaiki penampilan tuan.'

Ting!

Nama : Anathaya Leonara Reinhard

Status : Jomblo, Gelandangan, Miskin
Peran : Tidak ada
Misi : Merubah penampilan
Hadiah misi : Penampilan berubah
Poin : 10.000
Daya Tarik : 0
Kecantikan : 0
Kecerdasan : 65%
Kemampuan : Banyak

Aaaargh

"Lo bisa ga sih, tiap ting-ting-an gausah bikin sakit kepala?"

'Maaf tuan, tidak bisa. Ini sudah terprogram.'

Bangke!

Kedua mata Natha tiba-tiba membola setelah membaca ulang statusnya. Jomblo? Gelandangan!? Apa-apaan ini? Natha meraba-raba wajahnya. Apa jangan-jangan yamg dibilang orang-orang dekat kios tadi benar? Bahwa penampilannya sangat buruk seperti gelandangan. Natha segera menggelengkan kepalanya. Matanya menatap kali yang tidak jauh darinya. Natha segera menghampiri kali itu lalu menarik napas.

"OMAIGAT GUE BENERAN JADI GEMBEL DONG! INI GIMANA CERITANYA MUKA MULUS GUE JADI KUSAM BIN DEKIL GINI!? MAMAA, HELP ANAKMU YANG CANTIK JELITA INI MAA! eh lupa, gue kan ga punya emak."

'Tuan, ini sangat memalukan. Saya malu punya tuan seperti anda.'

Mood Natha yang tadinya agak bagus kini kembali buruk. "Tem! Cepetan ubah penampilan gue, gue gamau jadi kek gembel gini plis."

'Itu mudah tuan. Katakan ingin penampilan baru seperti apa tuan? Saya akan mengabulkannya.'

"Lo udah kek jin aja njir" Natha tertawa mendengar perkataan sistem, kemudian berhenti karena tersadar bahwa ini dunia fantasi. Ya, anggap saja fantasi, karena perpindahan jiwa Natha ke tubuh Leora merupakan hal mustahil bukan?

"Ubah gue jadi cakep, imut, babyface sama kek muka polos gitu loh tem. Lo ngerti kan maksud gue?"

'Permintaan tuan terlalu banyak. Tapi karena saya mampu, jadi saya kabulkan'
Tidak lama setelah sistem berkata seperti itu, munculah cahaya yang mengelilingi tubuh Natha, sedetik kemudian cahaya tersebut hilang dan meninggalkan sosok Natha yang baru.

Natha kembali melihat air di kali untuk bercermin, gadis itu berdecak kagum melihat penampilannya yang jauh berbeda dengan sebelumnya. Natha yang berwajah imut, babyface dan juga cantik. Ia terlihat seperti peri di film yang ia tonton di dunia lamanya.

(anggap aja kek gitu lah yaa)

"Gila Tem, gue cakep banget. Parah sih ini, bisa-bisa gue jadi artis di dunia ini. Soalnya gue cantik banget ya kan? Gue paling cantik disini kan Tem? Jawab!"

Sistem yang ditanya seperti itu hanya bisa mendengus tapi tak urung mengangguk.

(Nah, anggep aja backgroundnya tuh hologram.
Jadi sistemnya tuh kan lagi nampilin status Natha, nah di hologramnya bentuk tuh sistem keliatan. Kek ochobot di pilem boboiboy itu loh. Paham ga?)

Ting!

Nama : Anathaya Leonara Reinhard
Status : Jomblo, Gelandangan, Miskin
Peran : Tidak ada
Misi : -
Hadiah misi : -
Poin : 10.500
Daya Tarik : 35%
Kecantikan : 45%
Kecerdasan : 65%
Kemampuan : Banyak

'Tuan, status tuan sekarang sudah berubah. Untuk hari ini misinya hanya itu saja tuan.'

"Status gue kok tetep jomblo, gelandangan sama miskin? Lo bilang udah berubah. Eh, eh. Kok poin gue nambah?"

Kali ini sistem yang tampil di hologram memutarkan bola matanya. Sepertinya sistem sudah tertekan.

'Tuan hanya perlu mengatakan apa yang tuan inginkan, lalu saya akan mengabulkannya sebisa saya. Mengenai poin tuan yang bertambah, itu karena tuan sudah menyelesaikan misi.'

"Bukannya hadiah pas misi selesai cuma perubahan penampilan gue doang?" Jujur saja, meskipun cerdas, Natha masih bingung dengan penjelasan sistemnya ini.

'Tuan juga akan mendapat poin setelah menyelesaikan misi.'

Natha menganggukkan kepalanya, tanda ia mengerti. Sekarang Natha sudah seperti peri, Natha harus mempunyai rumah untuk ditinggali. Benar, Natha akan memintanya pada sistem.

"Tem, beliin gue rumah, sama mobil, sama motor. Oh iya, isi rumahnya juga sekalian, yang bagus sama yang berkualitas. Ayo tem, turutin kemauan gue." Natha memohon pada sistem.

'Tuan hanya perlu menukarkan poin dengan uang, satu poin itu sama dengan satu juta rupiah tuan. Tuan bisa membeli rumah dan kendaraan dengan uang yang tuan miliki.'

Natha berdecak kagum mendengar penjelasan sistem. Saat ini ia mempunyai 10.500 poin. Jika ia tukarkan dengan uang, maka uang yang ia miliki adalah senilai...
Natha membuka mulutnya, lalu menutupnya dengan tangan, membayangkan berapa banyak kekayaan yang ia miliki di dunia ini.

Bentar lagi status gue bukan gelandangan, tapi HOLANG KAYAA. AHAYY~

"Oke sistem, tuker 500poin gue jadi duit."

'Baik tuan.'

Proses----Loading----Loading 95%----Proses selesai

Ting!

Bugh!

Satu buah koper besar tiba-tiba terjatuh dihadapan Natha. Natha yang melihat itu bahkan seketika lupa bernapas.

'Tuan, jangan lebay! Tuan akan segera menjadi orang kaya baru, tolong jangan bersikap seperti ini.'

................................................................

Publish : 18.10.2021
Revisi : 05.12.2021

EXTRA CHARACTER [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang