27

10.4K 1.5K 191
                                        

Target gue tuh ±30 part, bisa kurang bisa lebih.
Oke sekian!

Aluna sudah memutuskan, ia juga sudah yakin bahwa rencananya kali ini pasti berhasil menghancurkan Natha, si perusak alur hidupnya. Orang yang membuat dirinya menderita dikehidupannya yang sekarang. Nathan sudah mau bekerja sama dengannya. Ia yakin sekali sikap pria itu saat diperpustakaan adalah kebohongan belaka. Aluna yakin bahwa Nathan pasti masih menyukai dirinya. Aluna ingat, dikehidupan sebelumnya ia bertemu dengan Nathan diperpustakaan. Sama seperti saat itu.

Flashback

Aluna melihat Nathan sedang termenung di kafe, wajahnya yang menghadap ke jendela membuat ekspresi sendunya itu terlihat jelas oleh Aluna. Gadis itu kemudian mengingat bahwa Nathan adalah pria yang menyukai dirinya, sama seperti Bara di kehidupan sebelumnya. Sebuah ide cemerlang terlintas dikepala gadis berwajah lembut itu. Ia memasuki kafe kemudian duduk dihadapan Nathan.

Nathan menolehkan kepalanya mendapati seorang perempuan yang tidak asing duduk dihadapannya. Ia mengenal oramg itu, teman sekelasnya, ah tidak. Dia orang yang mengganggu tidurnya di perpustakaan. Nathan mendengus kesal saat melihat perempuan itu tersenyum padanya.

Bibit jalang ini ngapain deketin gue. Batin Nathan

"Gue punya tawaran bagus buat lo." Ucap Aluna setelah agak lama tidak bersuara. Senyumnya bahkan tidak luntur.

Nathan tidak menanggapi ucapan dari orang dihadapannya itu, ia segera bangkit dari duduknya namun sebuah kalimat dari bibir Aluna berhasil menghentikan pergerakan Nathan.

"Gue bisa bikin lo milikin Natha. Lo suka sama dia kan?" Sebenarnya Aluna hanya menebak, ia berharap Nathan masih menyukai dirinya.

Nathan berbalik kemudian kembali duduk. "Apa rencana lo?" Ucap Nathan yang berhasil membuat Aluna tersenyum senang.

Flashback end

Setelah Aluna menjelaskan semuanya pada Nathan, tanpa pikir panjang Nathan segera mengiyakan, dengan syarat Nathan tidak ingin namanya disebut jika semua rencana Aluna gagal. Aluna menjamin bahwa Nathan tidak akan terseret jika rencananya gagal, ia juga meyakinkan Nathan bahwa pria itu mendapakan banyak keuntungan dari rencananya ini.

Aluna sangat senang karena Nathan mau diajak bekerja sama dengannya. Ia pikir Nathan itu akan membucin ria pada Natha, tapi ternyata tidak. Mungkin saja Nathan terpesona padanya kemudian mau menuruti kemauannya.

"Emang ya, bujuk orang yang lagi patah hati gampang banget. Hahahah" Ucap Aluna.

Gadis perantau yang tinggal sendiri di kontrakannya itu segera menuliskan rencananya secara detail di sebuah kertas, ia tidak boleh gegabah kali ini. Aluna mempersiapkan semuanya, bahkan gadis itu membuat naskah seolah-olah ia sutradaranya dan Natha pemeran utamanya yang berakhir tragis.

Dalam kesunyian, gadis itu tertawa memikirkan keberhasilan rencananya.

Natha pasti akan segera hancur.

..................................................................

Pagi ini Aluna berhasil membuat satu sekolah kaget karena ia datang bersama Nathan. Dengan gerakan slowmo, Aluna membuka helm lalu menampilkan wajahnya yang tersenyum manis. Sayangnya, tidak ada pujian untuknya. Semua siswa ANGKASA sudah terlanjur membenci dirinya.

Paan sih anjir sok cakep banget

Si miskin deketin Nathan yaa sekarang

Mungkin nyari perlindungan

EXTRA CHARACTER [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang