"dia datang memberi sebuah kenyamanan tapi dia juga meninggalkan luka yang merubah segalanya"
~Leo~
"Aneska... penyebab kematian Sandra"
Semuanya kembali diam, di antara mereka tidak ada yang berani menatapku kecuali Erlangga. Erlangga berjalan kearahku.
"Saat kecelakaan hari itu, Sandra sedang bersama Aneska. Hanya Aneska yang selamat dalam kecelakaan itu. Hanya Aneska"
"TAPI BUKAN BERARTI ANESKA PENYEBABNYA!!" ujar Devano nadanya meninggi seketika membuat pengunjung yang lainnya menoleh.
Kami menjadi pusat perhatian seisi kafe
"Kenapa?" tanya Erlangga tesenyum sarkas seakan menantang.
"Udah woy!"
"Udah! Udah! Diliatin yang lain!"
"Leo! Mau kemana?!!"
"Devano udahh!!"
Semuanya sedang ribut, sedangkan aku memilih kabur. Meski sudah mempersiapkannya tapi aku tak bisa bilang kalau aku tak terkejut, aku terkejut sampai tak tahu harus bagaimana. Ini.. Di luar yang ku bayangkan.
Ada rasa tak percaya. Kecewa. Dan ingin marah.
Untuk apa mereka sembunyikan hal ini? Bahkan mereka tahu hubunganku dengan aneska.. Mereka tahu itu.
Saat ini aku tak tahu harus melampiaskan segalanya ke siapa.
Ping~
Suara notifikasi masuk diponselku, mengalihkan perhatianku
Monster lea👹
Leo!
Kau kemana?
Cepat pulang!
Sebelum tidur minum obatnya‼️
21:03
Haruskah kupulang malam ini? Aku bahkan tak tahu sekarang di mana lagi tempatku untuk pulang. Seseorang yang kupikir menjadi tempatku pulang, yang bisa memberikan ruang untukku bernafas. Dia..
"Ada tembok besar diantara kita"
Sreeetttt
Menghentikan mobil ku tepat di depan gerbang taman. Sebuah pagar besar sudah menutup pintu masuk taman itu.
Aku segera turun dari mobil
Kreekk
Mendorong sebuah pagar besar sebesar truk mungkin, cukup berat untuk mendorongnya. Aku hanya membukanya sedikit
Aku melanjutkan langkahku masuk ke area taman. Tak ada orang disana. Seperti kalian tahu, taman itu sebenarnya sudah di tutup. Hanya lampu-lampu taman yang berjejer disepanjangng jalan taman.
"Aneska... penyebab kematian Sandra"
"saat kecelakaan hari itu, sandra sedang bersama aneska. Hanya aneska yang selamat dalam kecelakaan itu. Hanya aneska"
Kata-kata itu terus berputar-putar di kepalaku. Ada rasa tak percaya di benakku. Bagaimana bisa mereka mengatakan sesuatu yang besar ini. Bagaimana bisa mereka menuduh seseorang sembarangan. Tapi juga ada rasa takut, takut jika yang mereka katakan itu benar.
Ddddrrrtttt
Suara getar dari panggilan masuk ke ponsel yang sudah berdering sedari tadi. Meski sudah berusaha kuabaikan masih saja terus masuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hiraeth [on Going]
CasualeKisah seorang pemuda yang "cacat?" bertemu dengan gadis tunanetra yang menjadi sasaran bully disekolahnya. Yang masih menjadi teka-teki penyebab kebutaan gadis itu. Akankah sang pemuda bernama leo berhasil membongkar teka-teki ini, dan menyelamatkan...
![Hiraeth [on Going]](https://img.wattpad.com/cover/271694217-64-k162979.jpg)