Chapter 24

3.6K 207 3
                                        

Acara pernikahan jenlisa pun telah usai , malam ini jennie dan lisa pun harus belajar hidup bersama . Lisa memang terkenal tak tahu malu namun malam ini lisa terlihat malu saat menyadari dia harus satu kamar dengan jennie , jennie terlihat biasa saja sepertinya jennie mengingat ucapan lisa seblum nya jika jennie harus terbiasa dengan semuanya . Lisa yang ingin mandi sore pun bingung harus mengucapkan apa kepada jennie , lisa ingin meminta tolong jennie untuk mencarikan handuknya namun lisa malu mengucapkan nya. Jennie yang melihat lisa bingung pun menghampirinya . Jennie duduk di samping ranjang tepat di dekat lisa sedang merebahkan tubuhnya . Lisa menoleh kearah jennie  " kamu tidak mengantuk jen?"  , jennie tersenyum lalu menggelengkan kepala nya " ani , aku ada sedikit pekerjaan lisa makanya aku belum tidur . Lisa mendongakan kepalanya melihat jennie  " kamu mengapa tidak mengambil cuti , kan kamu bisa istirahat dirumah kan? .

" aku bosan lisa jika tidak melakukan sesuatu makanya aku memilih bekerja saja " jennie tersenyum , lisa terdiam melihat jennie dan membersihkan ranjang di sebelah lisa " sudah aku bersihkan sini tidurlah bersama ku " jennie menatap lisa  " aku tidak akan menyentuh mu jen sampai kamu siap aku sentuh " jennie menundukan kepala " aku siap lisa tapi tidak sekarang " lisa tersenyum lalu memegang tangan jennie " aku akan menunggu sampai kapanpun itu " jennie pun tersenyum lalu merebahkan dirinya di samping lisa detak jantung jennie berdegup kencang .

"Apakah kamu tidak apa apa jen " tanya lisa , jennie menggelengkan kepala " tidak apa apa hanya aku tidak terbiasa seranjang dengan seseorang " lisa tersenyum melihat jennie

Tiba tiba lisa memeluk jennie dari belakang " istirahatlah jen aku tidur sebentar malam ini nanti aku akan bangun tengah malam hari untuk mandi bangunkan aku my wife "  detak jantung jennie berdetak semakin cepat " amm iya lisa nanti aku akan membangunkanmu  " jennie mecoba menutup matanya dengan keadaan jantung yang terus berdegup kencang , disisi lain lisa tersenyum mendengar detak jantung jennie mereka terlelap tidur bersama.

Di malamhari ada lisa yang terbangun untuk mandi namun lisa sedang ketar ketir mencari handuknya , jennie yang terbangun pun tersenyum melihat suaminya itu

"Lisa? " lisa pun menoleh kearah jennie . " kamu mencari apa ? Butuh bantuan? , lisa mengangguk " aani , aku hanya mencari handuk ku jen apakah kamu melihatnya"  jennie tersenyum " kamu mandilah saja nanti jika handuknya ketemu akan ku berikan padamu lisa , " lisa menoleh " amm oke baiklah " lisa pun menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya . Jennie pun membongkar tas lisa untuk merapikan baju dan mencari handuknya , jennie merapikan pakaian lisa di lemari . " jen , jennnie mana handuk ku " teriak lisa jennie bergegas menuju ke kamar mandi . " ini lisa handukmu " ucap jennie seraya memberikan handuk kepada lisa , lisa pun menerimanya " gomawo " jennie tersenyum lalu bergegas merapikan apartemen nya .  Jennie pun menyiapkan baju untuk lisa pakai , lisa sudah selesai mandi lisa hanya menggunakan handuk sampai puser saja , jennie yang melihat nya langsung menutup matanya . Lisa heran melihat jennie seperti itu

"Emmm lisa pakailah bajumu dahulu apakah kamu tidak malu bertelanjang di depan ku? " jennie, lisa melihat badannya dari atas sampai bawah " apakah ada yang salah? Aku suami mu jen jadi tidak apakan? " ucap lisa , jennie pun membuka matanya " tapi aku belum terbiasa lisa "  lisa tersenyum sambil memakai bajunya " tapi kamu telah memegang junior ku jen " jennie pun melebarkan matanya lalu tersenyum dan meninggalkan lisa di kamar .

"Malu malu tapi mau , dasar wanita" ucap lisa , lisa pun bergegas menyelesaikan berpakaiannya , setelah selesai lisa tiduran di kasurnya sambil bermain handphone .  Di dapur ada jennie yang sedang berkutat memasak nasi goreng kimchi untuk makan malam bersama .

"Bagaimana bisa lisa berbicara terus terang seperti itu " kesal jennie ,

"Tapi aku jadi memikirkan perkataan rose , apakah sakit jika miss ku di masuki oleh junior lisa , junior lisa kan sangat besar ihh aku jadi takut membayangkannya " ucap jennie dengan bergidik ngeri . Jennie pun telah siap memasak dan menghidangkan nasi goreng di mejanya . Jennie pun kembali kepikiran

My teacher is my wifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang