Chapter 44

2.6K 191 10
                                        

Di rumah Irene ada seulgi yang sedang ngapel dirumah Irene.

"Hmm sayang, kamu mau ngga nikah sama aku " ucap seulgi

"Engga , " singkat Irene

Seulgi melebarkan matanya "kenapa ngga mau? Kan kamu pacar aku "

"Aku gamau soalnya kamu ngomong doang ga ada buktinya , coba kalo ada buktinya ya aku mau "

"Mau di buktiin apa? "

Irene nampak berfikir keras " datang ke rumah orang tua ku lamar aku dan nikahi aku "

"Hmmm aku akan berusaha dan akan aku bicarakan dengan omma dan appa ku " ucap seulgi

"Kau bersungguh sungguh? " Ucap Irene tak percaya

Seulgi mengangguk " sangat bersungguh sungguh bunny "

Irene tersenyum bahagia melihat kesungguhan seulgi

Tiba tiba seulgi mendapatkan notifikasi dari Lisa

Lisa

Gi, lu ada simpenan pistol ga ?

Seulgi

Buat apaan? Lu mau bunuh diri ?

Lisa

Kaga anjg gua mau pinjem ada ga?

Seulgi

Kaga ada Lis gua ga mainan pistol kan
Kan yang punya pistol lu

Lisa

Bocah anjing , besok kumpul gi malem di tongkrongan

Seulgi

Cewe cewe ikut ngga?

Lisa

Jangan kita aja , eh bego lu kan cewe ngapain bilang gitu

Seulgi

Oh iya gua lupa tolol gua kan cewe , oke besok kabarin aja Lis

Lisa

Tolol, oke gi

Seulgi pun tersenyum mengingat dia lupa bahwa dia adalah wanita.

"Kamu kenapa sayang? "

"Engga papa sayang aku lagi chatan aja sama Lisa "

Irene hanya beroh ria

"Oh iya yang aku pengen makan di luar ayo " ucap Irene

"Makan apa yang? " Jawab seulgi

"Apa aja sayang yang penting sama kamu "

Jantung seulgi pun berdebar kencang dia sangat lemah jika di gombal oleh Irene .

"Ayo ih ngapain ngelamun aku laper beruang " kesal Irene

"Ah iya sayang ayo yu kita makan "

Seulgi dan Irene pun pergi makan di restoran terdekat .

Disisi lain ada jisoo dan rose yang sedang berjalan jalan di dekat sungai Han .

"Sayang, nanti kamu berani kan ngobrol sama appa aku? " Ucap rose

"Berani nanti aku bakal bilang kok jangan kawatir ya sayang kamu itu segalanya buat aku " ucap jisoo mengandeng tangan rose

Tak di sangka rose dan jisoo berpapasan dengan Wendy dan Joy.

"Rose " panggil Joy , rose yang sedang berjalan bersama pun menengok kearah sumber suara.

My teacher is my wifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang