di kafe tersebut ada Jennie dan teman kuliahnya dulu yaitu Jake , Jake adalah tempat curhat Jennie pada masa kuliah dulu ,jaman dimana Jennie sedang bucin bucinnya dengan kai
"Emm Jake kebetulan kita bertemu disini seperti nya aku juga pangling sama kamu karena lamanya kita tidak bertemu " ucap Jennie ,Jake yang masih menyimpan sedikit rasa pun tersenyum
"Bisa aja Jennie , apakabar mu ? Baik? Aku lihat kamu di kafe ini seorang diri mana teman teman mu ,aku lihat di akun Instagram mu kamu sering bermain dengan temanmu" Jake
Jennie tersenyum senang
"Oh itu ,iyaa aku sedang ke kantor suamiku dan aku ingin beristirahat sejenak Jake ,lelah " ,Jake tersenyum senyum Jennie masih sama dengan yang ia lihat dulu *manis*
"Oh begitu jenn , tapi ngomong ngomong bagaimana keadaan kedua anakmu ?baik baik saja kan "
"Iya Jake mereka tumbuh dan berkembang dengan baik berkat didikan aku dan Lisa , btw kamu belum married kah?"
Jake hanya tersenyum dan menggelengkan kepala
"Oooooo playboy kampus ternyata betah menyendiri ya " ledek Jennie , Jake hanya tertawa saat Jennie meledeknya
Jake sejujurnya punya rasa suka terhadap Jennie sejak kuliah namun dia pendam karena tidak ingin Jennie tahu dan kemudian menjadi asing
Jennie meminum habis coffee nya lalu dia tersenyum
"Sepertinya aku harus segara pulang Jake karena anakku pasti merindukanku " ucap Jennie
"Pasti ,pasti dia merindukan mama yang sangat cantik ini " ucap Jake ,membuat Jennie tersenyum malu
"Aku tinggal dulu ya Jake ,sampai jumpa " Jennie meninggal kan Jake sendiri ,Jake hanya tersenyum saat melihat Jennie pergi keluar dari cafe itu
"Andai saja dulu aku tidak telat menyampaikan perasaan ku mungkin aku tidak akan kehilangan Jennie " ucap Jake tersenyum pahit
Di sisi lain ada Wendy dan Ryu jin yang baru sampe di kantor
"Wen ,tadi lu liat kan apa yang gua liat " tanya Ryu jin, Wendy mengangguk
"Plis gua kaget dan gua syok banget Wen gua ga salah liat kan ya " ucap ryujin
"Engga jin lu ga salah liat gua juga liat kok tadi , tapi tadi Jennie sama siapa ya " tanya Wendy ,
"Gua ngga tau lagi Wen soalnya mukanya asing juga kaya ga pernah liat si " ucap ryujin ,Wendy mengangguk setuju
"Bilang Lisa atau engga ya jin" ucap Wendy ,ryujin terdiam dia takut kalo nanti dia salah
"Gua bingung lagi mau gimana tapi kalo ga dikasih tau lisa nanti sakit hati ngga ya " ucap Wendy ,
"Aih goblog banget banget segala nanya pasti nanti Lisa sakit hati ih Wendy " ucap ryujin kesal ,Wendy hanya tersenyum saja melihat ryujin kesal
"Yaudah ayo kita jadiin bikin kopi tadi kita ga jadi bikin kopi gara gara liat kejadian aneh " ucap ryujin ,Wendy pun langsung bergegas menuju kedapur untuk membuat kopi
DI LM COMPANY ADA LISA DAN SEULGI YANG SEDANG MEETING
" Lisa jadi yangg mau pergi ke Australia lu aja nih gua ga ikut" ucap seulgi , Langkah Lisa terhenti
"OMG ,ya sama lu kocak masa lu nanya gitu doang , sama lu sama jisoo kita bertiga " ucap Lisa dengan kesal ,seulgi hanya tertawa tipis
"Ya kirain lu mau mandiri gitu berangkat sendiri tanpa kita " seulgi ,lisa hanya menggelengkan kepala
"Itu sebenarnya pertanyaan yang ga seharusnya gua jawab si karena apa ya pertanyaan tolol" Lisa sangat kesal
"Iya Lisa maafin gua , oh ya btw kabarnya ponakan gue gimana si dae "
KAMU SEDANG MEMBACA
My teacher is my wife
Short StoryApakah aku harus mencintai seseorang yang tidak aku cintai - Lalisa Manoban Apa yang harus aku lakukan tuhan , jika aku menolak aku akan kehilangan kesempatan jika aku terima dia tidak mencintaiku - Jennie Kim
