ch13

892 78 2
                                        

Besoknya kami bersiap siap berangkat kuliah sementara Mio menunggu di rumah karena ia tak ada les pagi di hari senin, “dah Mio” aku dan Aether melambai lalu berjalan bersama sama keluar apartemen Yixo

“heii heiii!” Xingqui merangkul Aether “selamat pagi” kata Conghyun menyapaku “em..” jawabku mengangguk

“ah hari ini adalah jadwal ulangan Lisa sensei ya..hah ulangan ipa memang mudah tapi aku selalu salah mengrumuskan fisikanya...” Conghyun menghela nafas “tak apa ahaha!” Xingqui tertawa pelan

Jam pelajaran pertama kami segera mengikuti pelajaran bahasa oleh Ms. Jean lalu jeda dengan istirahat “hei kalian ingin ikut bermain dengan kami?” tanya Eula dengan Amber di sampingnya yang menatap aku Aether, Xingqui, dan Chonghyun “apa permainanya?” tanya Xingqui yang tampak tertarik “tantangan atau kebenaran” jawab Sucorse di belakangnya dan juga Albedo

“whoa kalian berdua ikut?” tanya ku “lebih dipaksa...” jawab Albedo “ayolah master Albedo kau jarang refresing makanya aku mengajak mu” Sucorse tersenyum menatap Albedo dan akhirnya kamipun menerima permainan ini

Tapi...aku sedikit menyesal sudah ikut ke permainan ini..

"jadi kalian memilih tantangan atau kebenaran?!" Amber menatap aku dan Aether secara bergantian yah ku adalah tipe yang membenci mengumbar rahasia dan mari lihat Aether, dia menatap ke bawah bingung lalu ku menjawab "tantangan"

"wah..wah" Eula tertegun menatap ku "Xingqui coba kau saja yang memberikan tantanganya" kini Amber menatap Xingqui yang tengah di pangku oleh Conghyun karena memilih tantangan dari Kazuha dan Gorou tadi

"he..he..he.....jika begitu, kalian berdua silahkan berciuman selama 5 menit!!" jawab Xingqui dengan senyum nakalnya "E-EH?!" kami mengeluarkan suara bersamaan dasar bedebah kecil ini....untung saja ia teman ku jika tidak mungkin sekarang ia sudah masuk ke uks

"ayo ayo! Atau memilih kebenaran?..tapi jika aku yang membuat kebenaranya kalian akan sangat malu loohh!!" Xingqui mengusili kami "cih" aku mendecih

"d-dasar!" Aether menatap teman dekatnya itu dengan tatapan kesal, cium...berarti saling menempelkan bibir? Eh? Apa? Menempelkan? Bibir? Cium? TUNGGU MENEMPELKAN BIBIR?! DENGAN AETHER?

"Xiao..." Aether menatap ke bawah sembari memegang pundak ku aku segera menatap wajahnya yang sedikit merah

Cup

Dia langsung mencium diriku, apa ini? Ini sangat enak....bibir Aether yang kecil yang menempel kepadaku, dan juga pelembab bibir yang selalu ia kenakan itu membuat sedikit licin, "4 menit lagi! Ayo" Amber dan Eula tampak senang yah mereka berdua adalah seorang fujoshi bagaimana mereka bisa diam ketika menatap kedua pria yang tengah melakukan hall erotis seperti ini

"Emng" aku tak sengaja membuka mulutku karena dorongan dari lidah Aether apa ini? Dia kini naik ke atas pahaku sehingga tinggi kepalanya melebihi kepala ku sehingga membuat diriku harus mendangak ke atas

"emnghb!" dia semakin memasukan lidahnya ke dalam mulutku dan mempermainkanya, wajahnya sangat merah dengan mata yang tertutup dan aku tak bisa bernafas

Ah...ini sangat nikmat sekali...dia sungguh melakukanya dengan nafsu...sial aku harus menahan diriku....."emng" aku akhirnya memasukan lidahku balik ke mulutnya "yosh! 2 menit lagi!!" Keqin menatap hpnya yang menjadi alat timering dia terlihat senang dan kegirangan tidak dengan Ganyu yang menutup matanya sedari tadi

"X..wao...j..ga..an...empph" aku memasukan kembali lidahku ketika Aether hendak mengeluarkan lidahnya itu semakin dalam dan juga aku merasa bagian bawahku ingin keras.....jangan Xiao...jangan ini ruangan kelas Xiao!! Apa lagi ada beberapa temanku di sini "emnp..."

"baik sudah cukup" Keqin menatap kami yang saling melepas bibir masing masing wajah Aether kini sangatlah merah, mulutnya sangat basah dan sekitaranya terdapat air liur yang semakin membuat dia terlihat sangat seksi (bagiku), nafasnya terengah engah dan dia menutup matanya eh tapi kenapa?

BRAK

kepala Aether jatuh di atas meja tapi untung saja tangan ku langsung menjadi landasan kepalanya "astaga...." aku menghela nafas "Qanyu....lanjutkan memutarkan botolnya, dan tentu saja jangan membiarkan botol itu mengarah ke aras selain Xingqui oke.." aku tersenyum sinis ke Xingqui dan Conghyun

HIIKK

mereka berdua berpelukan menatap diriku dengan wajah ketakutan, dan akhirnya Xingqui dan Conghyun terpilih, Amber menunjuk diriku untuk memberikan tantangan dan aku menyuruh Xingqui memakan isi bekal ku , kebetulan bekal yang dibuatkan Aether tadi pagi ada wortel rebus jadi aku menyuruh Xingqui memakanya, setidaknya ini impas untuk kami, Aether masih pingsan karena mencium diriku tadi di atas meja.

Ding dong

Bell pembelajaran kedua terdengar "ah bell sudah terdengar ayo bersiap siap ulangan” kata Eula membuat segerombolan ini bubar tapi Aether masih pingsan sehingga terpaksa ia di larikan ke uks

Ulangan fisika sangatlah mudah dan aku sangup menyelesaikanya Aether juga baru saja siuman lalu dia di ceritakan kembali alasan ia pingsan oleh Eula lalu mimisan dan pingsan lagi, ia berada di uks itu dari pagi hingga bell pulang terdengar.

Ini hari yang lumayan menyenangkan..
.
.
.
.
.
.
See you next chapter!!

A Precious Person [BL Xiather]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang