BISA KAH KALIAN MEMENCET TOMBOL VOTE NYA, DAN TINGGALKAN KOMENTAR JIKA KALIAN INGIN BERKOMENTAR 🐱
.
.
.
PART PALING DITUNGGU TUNGGU, TAPI PART INI BUKAN AKHIR DARI SEGALANYA🤭
FLASHBACK
Yeri,Wendy, dan bambam baru saja tiba di depan ruangan Irene berada. Yeri melihat kearah mereka lalu menganggukan untuk masuk kedalam. Ketika mereka membuka pintu, mereka sudah melihat irene yang ketakutan duduk di atas ranjangnya sambil memeluk lututnya.
"Unnie" ucap Yeri yang memandang Irene.
Irene mengangkat kepalanya "kau mau apa disini hah, menjauhlah dariku sialan" ucap Irene yang berteriak kearah Yeri.
"Unnie, tenanglah, kami-" ucapan yeri terhenti ketika pandangan Irene melihat kearah Wendy.
"Kau juga terlibat?, Bagaimana bisa kalian begitu jahat pada kami, bahkan kalian masuk kedalam kelompok kami" Irene menatap tajam kearah mereka semua.
"Irene-ssi tenanglah" Irene tersenyum miring mendengar ucapan Wendy.
"siapa lagi yang terlibat diantara kalian, Rosé , Joy atau bahkan seulgi terlibat dengan kalian? Hah" ucap Irene yang menatap tajam kearah mereka.
"Unnie, kita-" ucapan yeri terhenti ketika dia mendapatkan sebuah tamparan dari Irene.
PLAK
"kau" Irene menunjuk wajah Yeri. Wendy dan bambam ingin menahan Irene, tapi ditahan oleh Yeri.
"Kau manusia tidak tau berterima kasih, aku bahkan selalu baik padamu, kenapa kau begitu jahat padaku, kau bahkan bagian dari manusia-manusia terkutuk itu" ucap Irene yang wajahnya sudah memerah karena menahan amarahnya, Irene mengepalkan tangannya seperti ingin memukul seseorang.
"Unnie, tenanglah" Yeri tersenyum kearah Irene.
Irene berjalan kembali kearah ranjang, lalu dia memeluk lututnya "aku tidak akan pernah mengatakan apapun pada kalian, bahkan kalau kalian menyiksaku dan membunuhku, aku tidak akan pernah mau mengatakan apapun" Irene terus berteriak kearah mereka.
"Irene-ssi, bisakah kau tenang, kita disini tidak berniat jahat padamu, bahkan kami tidak menyentuhmu sedikitpun" ucap wendy yang menatap kearah Irene.
"Unnie, kami disini tidak pernah memintamu untuk mengatakan apapun pada kami, yang kami inginkan darimu, kau ikut dengan kami untuk bertemu dengan sajangnim" ucap Yeri sambil tersenyum.
"Aku tidak-" ucapan Irene terhenti.
"Dia yang akan membantumu unnie, bahkan dia juga yang mencarimu untuk mengetahui apa saja yang di katakan Seung Hyun padamu, dia ingin pelaku pembunuh Seung Hyun tertangkap, bahkan kalau bisa, dia ingin membunuh pelaku itu" ucapan yeri membuat Irene menatap nya.
"Unnie, percayalah padaku" ucap Yeri yang menatap kearah Irene.
"Irene-ssi, kalau memang kami berniat jahat padamu, kami sudah menyentuhmu dari tadi, tapi lihatlah kami, hanya diam disini tanpa melangkah sedikit pun kearahmu" ucap wendy yang tersenyum.
"Eohh, aku disini tidak mengenal siapa kau, tapi kami memang tidak berniat jahat padamu, kami hanya ditugaskan untuk mencarimu, agar kasus Seung Hyun bisa dibawa ke persidangan, hanya kau yang tau cerita sebenarnya" bambam menatap wajah irene sambil tersenyum.
"Kalian semua jangan membohongiku" mereka menggelengkan kepala, lalu tersenyum kearah irene
Mereka tau bagaimana kondisi Irene saat ini, dari caranya menangis sambil memeluk lutut, irene benar-benar mengalami trauma masa lalu yang tidak bisa dia lupakan, ditambah dirinya harus menyimpan sebuah rahasia besar sendirian, dia tidak bisa memceritakan rahasia itu pada siapapun, karena ini juga menyangkut nyawanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
About us and them (GXG)
FanfictionCerita ini tentang dendam, cinta yang tulus, perjuangan untuk bersatu dan pengkhianatan ... ... ... Jadi langsung baca aja 🐱 GXG ya, homopobic please menjauh karena bukan area kalian 🗿
